Kamis, 19 Februari 2026
Walisongo Global Media
Health

Stop Mata Perih! Inilah Rahasia Jaga Penglihatan Tetap Tajam Buat Para WFH Warriors

Admin WGM - Sunday, 15 February 2026 | 09:12 PM

Background
Stop Mata Perih! Inilah Rahasia Jaga Penglihatan Tetap Tajam Buat Para WFH Warriors
Mata cepat lelah ketika melihat layar (pexels.com/CoWomen/)

Mata manusia secara alami tidak dirancang untuk menatap objek statis pada jarak dekat dalam waktu yang sangat lama. Saat kita fokus pada layar, frekuensi berkedip kita berkurang hingga 60%, yang mengakibatkan lapisan air mata menguap lebih cepat dan mata menjadi kering. Jika dibiarkan, hal ini dapat menurunkan kualitas penglihatan dan produktivitas kerja.

Untuk meminimalkan dampak negatif penggunaan gawai, diperlukan langkah-langkah preventif yang menggabungkan kebiasaan sehat dan pengaturan lingkungan kerja yang ergonomis.

1. Menerapkan Aturan 20-20-20

Ini adalah teknik paling sederhana namun paling efektif yang direkomendasikan oleh para ahli oftalmologi. Prinsipnya adalah memberikan waktu bagi otot siliaris mata untuk berelaksasi.

  • Setiap 20 menit: Berhenti menatap layar.
  • Selama 20 detik: Alihkan pandangan ke objek lain.
  • Jarak 20 kaki: Pastikan objek tersebut berjarak sekitar 6 meter (20 kaki) dari posisi Anda.

2. Pengaturan Ergonomi Layar

Posisi laptop yang salah dapat memaksa mata bekerja lebih keras dan merusak postur tubuh. Idealnya, bagian atas layar harus sejajar dengan ketinggian mata atau sedikit di bawahnya. Hal ini membuat mata menatap sedikit ke bawah, sehingga kelopak mata menutupi lebih banyak permukaan bola mata dan mengurangi penguapan air mata.

  • Jarak Pandang: Pastikan jarak antara mata dan layar sekitar 50 hingga 70 centimeter (sepanjang lengan Anda).
  • Kontras dan Kecerahan: Sesuaikan kecerahan layar agar serupa dengan tingkat cahaya di ruangan Anda. Gunakan fitur Night Mode atau Blue Light Filter untuk mengurangi paparan cahaya biru yang melelahkan mata.

3. Jaga Kelembapan Mata dengan Berkedip Sengaja

Berkedip adalah cara alami tubuh untuk melumasi bola mata. Saat bekerja, cobalah untuk secara sadar melakukan kedipan penuh sesekali. Jika Anda bekerja di ruangan ber-AC yang cenderung kering, penggunaan tetes mata air mata buatan (artificial tears) dapat membantu menjaga kenyamanan mata sepanjang hari.

4. Pencahayaan Ruangan yang Tepat

Hindari bekerja dalam ruangan yang gelap dengan layar yang sangat terang, karena kontras yang ekstrem akan sangat membebani mata. Pastikan sumber cahaya utama (lampu atau jendela) berada di samping layar, bukan di depan atau di belakangnya, untuk menghindari pantulan cahaya (glare) pada permukaan monitor.

5. Nutrisi Pendukung Penglihatan

Kesehatan mata juga sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi dari dalam. Pastikan diet Anda kaya akan antioksidan, terutama Lutein dan Zeaksantin yang banyak ditemukan pada sayuran hijau (bayam, kale) dan telur. Nutrisi ini berfungsi sebagai "tabir surya internal" yang membantu menyaring cahaya biru di dalam makula mata.

Investasi terbaik bagi seorang pekerja digital bukan hanya pada perangkat keras yang canggih, melainkan pada kesehatan mata yang terjaga. Dengan disiplin menerapkan aturan jeda dan menjaga lingkungan kerja yang ergonomis, Anda dapat tetap produktif tanpa harus mengorbankan kualitas penglihatan di masa depan. Ingatlah bahwa mata yang sehat adalah aset utama dalam menunjang karier jangka panjang Anda.