Stok Pertalite Kosong di Klungkung Bali, Warga Rela Antre Panjang Demi Pertamax
Azizatul Khifdiyah - Tuesday, 13 October 2026 | 11:43 AM


Kelangkaan stok bahan bakar minyak jenis Pertalite dilaporkan melanda kawasan Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali. Dampak dari kekosongan stok bahan bakar bersubsidi tersebut memicu antrean sangat panjang para pengendara kendaraan bermotor yang terpaksa beralih membeli Pertamax. Laporan mengenai peristiwa kelangkaan BBM di wilayah tersebut dilansir dari portal berita detikBali pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Antrean panjang kendaraan bermotor dilaporkan telah terpantau terjadi di tiga tempat pengisian utama atau SPBU yang beroperasi di wilayah Klungkung. Sejumlah warga setempat mengaku sudah mendatangi lokasi pengisian bahan bakar minyak sejak pukul 07.00 Wita. Mereka terpaksa menunggu giliran dalam barisan antrean panjang demi bisa mendapatkan pasokan bahan bakar minyak untuk kendaraan harian.
Kondisi kelangkaan bahan bakar minyak tersebut tidak hanya terjadi di satu SPBU saja, melainkan melanda tiga tempat pengisian utama di Bumi Serombotan. Lokasi pertama berada di SPBU Besang yang berlokasi di Jalan Ngurah Rai, Semarapura Tengah, Kecamatan Klungkung. Selain itu, antrean kendaraan juga memular di SPBU Siku di Jalan Rama, Semarapura Kangin, serta SPBU Batu Tabih di Jalan Raya Batu Tabih, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan.
"Dari kemarin kosong. BBM Langka. Untuk beli Pertamax kami antre panjang seperti ini," kata salah seorang warga, Budiarta, yang tengah antre.
Budiarta mengungkapkan kekecewaannya saat mengantre di lokasi pengisian bahan bakar bersama deretan pengendara lainnya. Kekosongan pasokan Pertalite sejak hari sebelumnya membuat para pemilik kendaraan tidak memiliki opsi lain kecuali membeli Pertamax. Imbasnya, proses pengisian Pertamax pun diwarnai antrean mengular karena lonjakan jumlah pembeli yang datang secara bersamaan.
Kelangkaan bahan bakar bersubsidi tersebut mendatangkan tanda tanya besar bagi warga masyarakat yang terdampak di Kabupaten Klungkung. Budiarta menilai bahwa Klungkung yang tergolong sebagai daerah berukuran kecil saja sampai ikut terkena dampak kelangkaan bahan bakar minyak secara signifikan. Fenomena kelangkaan pasokan BBM di wilayah setempat dinilai sangat tidak biasa oleh para warga setempat.
"Hampir tidak pernah kondisinya separah ini," terangnya.
Budiarta menegaskan bahwa kekosongan stok bahan bakar minyak bersubsidi kali ini terasa amat memberatkan warga yang hendak beraktivitas. Kondisi yang tidak biasa ini menjadi perhatian serius bagi seluruh pengendara yang menggantungkan mobilitas harian mereka pada ketersediaan BBM di SPBU.
Pernyataan tersebut menggambarkan betapa parahnya dampak kekosongan stok BBM yang dirasakan langsung oleh masyarakat penglaju di Klungkung. Warga berharap kendala pasokan bahan bakar minyak di tiga SPBU utama Klungkung ini dapat segera teratasi. Penanganan yang cepat dan tepat amat dinantikan agar aktivitas transportasi masyarakat di Bumi Serombotan bisa kembali berjalan normal.
Next News

Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Aksi Kecewa Gubernur Tak Hadir
12 hours ago

Temuan Sampel Darah Jadi Titik Terang Pembunuhan Ayah oleh Pemuda di Brebes
12 hours ago

Pengembangan Kasus TPPU Bupati Pekalongan Nonaktif: KPK Sita Mobil Mewah BMW milik Suami Fadia Arafiq
16 hours ago

Bareskrim Polri Bongkar Praktik Judi Online Boxkia.com dan Tangkap Empat Tersangka di Jakarta Barat
2 days ago

Mahasiswa Gelar Aksi di Jalan Pahlawan Semarang, Layangkan 5 Tuntutan Penting ke Pemerintah
a day ago

KPK Usut Dugaan Pencucian Uang Kasus Pengadaan Outsourcing Pemkab Pekalongan
2 days ago

Konten Karhutla Dihapus Platform Digital, Menkomdigi Minta Masyarakat Lapor dan Ajukan Banding
3 days ago

Dugaan Kekerasan Seksual Anak Lima Tahun di Tegal Memicu Kemarahan Warga, Pelaku Dievakuasi Polisi
3 days ago

Viral Guru SMPN 4 Pekalongan Jewer Murid hingga Telinga Berdarah, Pihak Sekolah Ambil Tindakan
3 days ago

BMKG Keluarkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah untuk 22 Oktober 2026
4 days ago

