Rabu, 12 Agustus 2026
Walisongo Global Media
How's Going

KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, 131 Penumpang dan Awak Dievakuasi

Admin WGM - Wednesday, 12 August 2026 | 01:09 PM

Background
KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, 131 Penumpang dan Awak Dievakuasi
Kronologi KMP Putri Yasmin terbakar di Sekotong (x/NaraSenyap /)

Insiden kebakaran melalap Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat melintasi perairan Selat Lombok, tepatnya di kawasan Sekotong, Lombok Barat, pada Rabu (12/8) pagi. Kapal penyeberangan tersebut diketahui sedang berlayar membawa 114 penumpang serta 17 awak dari Pelabuhan Padang Bai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok.

Kobaran api pertama kali dilaporkan muncul menyelimuti bagian kapal sekitar pukul 04.15 WITA di tengah kegelapan lautan. Pihak Kantor SAR Mataram menerima laporan darurat terkait bencana tersebut pada pukul 04.39 WITA dan langsung merespon cepat panggilan darurat.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menegaskan bahwa keselamatan jiwa seluruh penumpang dan kru kapal merupakan fokus utama dalam operasi penyelamatan ini. Untuk itu, personel penyelamat langsung bergerak menuju titik lokasi kejadian guna menggelar proses evakuasi yang terukur dan efisien.

Berbagai armada laut utama seperti KN 220 Mataram, Rigid Inflatable Boat (RIB), serta Rigid Buoyancy Boat (RBB) langsung diterjunkan ke lokasi insiden. Tak hanya armada laut lokal, Kantor SAR Mataram juga merangkul Kantor SAR Denpasar yang turut mengirimkan KN SAR Arjuna ke perairan tersebut.

Guna memperluas jangkauan pandang di area Selat Lombok, satu unit helikopter milik SGi Air Bali ikut dikerahkan untuk memantau situasi dari udara. Langkah pemantauan udara ini sangat krusial untuk mengarahkan armada laut menuju posisi para korban yang membutuhkan pertolongan cepat.

Operasi SAR berskala besar ini melibatkan sinergi kuat dari TNI AL, Polres Lombok Barat, Polairud, Syahbandar Pelabuhan Lembar, KMP PortLink II, KAL Lembar, hingga masyarakat setempat. Kerja sama solid antarunsur ini membuat puluhan penumpang berhasil dievakuasi secara bertahap menuju Pelabuhan Padang Bai maupun Pelabuhan Lembar untuk penanganan medis.

Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih terus bersiaga di perairan Sekotong guna memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal. Sementara itu, otoritas terkait masih fokus menyelesaikan proses penanganan darurat sebelum melakukan penyelidikan mendalam atas penyebab kebakaran kapal.