Aktivitas Proyek Berujung Petaka! Kebakaran Gedung Bapenda DKI Diduga Dipicu Pekerjaan Renovasi
Admin WGM - Saturday, 08 August 2026 | 12:24 PM


Peristiwa memilukan kembali melanda fasilitas instansi pemerintah di ibu kota setelah si jago merah membakar Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta yang berlokasi di Jalan Abdul Muis Nomor 66, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat. Musibah kebakaran tersebut berawal pada Jumat malam, 7 Agustus 2026, ketika laporan pertama kali diterima oleh petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 21.30 WIB. Kobaran api dilaporkan menjalar sangat cepat hingga menghanguskan sedikitnya enam lantai, mulai dari lantai 11 hingga lantai 16 pada bangunan bertingkat tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal di lapangan, dugaan pemicu utama kebakaran mengarah pada aktivitas pengerjaan proyek renovasi yang sedang berlangsung di area lantai 11 gedung. Banyaknya material mudah terbakar di lokasi perbaikan diduga membuat percikan api dengan cepat membesar dan menyebar ke lantai-lantai di atasnya. Besarnya kepulan asap dan kencangnya hembusan angin membuat petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta harus bekerja ekstra keras hingga mengerahkan belasan armada serta ratusan personel guna mengisolasi perambatan api agar tidak merembet ke area sekitar.
Insiden memohon perhatian publik ini tidak hanya mengakibatkan kerusakan fisik pada struktur gedung, tetapi juga menimbulkan korban. Seorang pekerja proyek berusia sekitar 30 tahun berhasil dievakuasi oleh petugas dari lantai 15 dalam kondisi selamat. Namun, korban terpaksa dilarikan ke RSUD Tarakan untuk mendapatkan penanganan medis intensif akibat mengalami gangguan pernapasan karena terlalu banyak menghirup asap tebal saat terjebak di dalam bangunan.
Sebagai langkah penegakan hukum dan guna memastikan penyebab pasti peristiwa ini, aparat Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat bergerak cepat dengan memeriksa sedikitnya 10 orang saksi. Saksi-saksi tersebut terdiri dari pekerja proyek renovasi, petugas keamanan gedung, hingga saksi mata di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri turut diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mendalami apakah ada unsur kelalaian prosedur keselamatan kerja dalam pengerjaan proyek tersebut.
Next News

Sidang Korupsi Kuota Haji Dimulai: Terungkap Aliran Uang Suap Ribuan Dolar dan Nasib Jemaah yang Tertunda
9 hours ago

Jelang Demo Besar Agustus 2026, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Minta Masyarakat Sampaikan Kritik Konstrukt
10 hours ago

KPK Tahan 4 Tersangka Kasus Korupsi Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Capai Rp223,6 Miliar
10 hours ago

Aksi Heroik Warga Silih Nara Bahu-Membahu Bantu Damkar Padamkan Api
11 hours ago

Kronologi Mahasiswa KKN ITS NU di Doro Pekalongan Ditemukan Meninggal Usai Begadang Bersama Rekan
11 hours ago

Gempa M 7,4 di Kolombia, Kemlu Pastikan Kondisi WNI Aman
13 hours ago

Peternak Ayam Petelur Pekalongan Gelar Aksi Damai Tingginya Biaya Produksi, 350 Ayam Dibagikan ke Warga
a day ago

Nipah Mall Makassar Milik Kalla Group Terbakar, Pengunjung Sempat Pingsan dan Dua Orang Sesak Napas
a day ago

Sinyal Perombakan Kabinet Merah Putih Kian Santer, Partai Koalisi Angkat Bicarakan Hak Prerogatif
a day ago

Dinilai Tak Pantas, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Sang Menantu
2 days ago




