Rabu, 12 Agustus 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Kasus Kematian Sutrimo Resmi Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Keluarga Desak Ekshumasi

Admin WGM - Sunday, 09 August 2026 | 01:30 PM

Background
 Kasus Kematian Sutrimo Resmi Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Keluarga Desak Ekshumasi
Kematian Sutrimo dilaporkan (Okezone/)

Pihak keluarga bersama organisasi Kongres Pemuda Indonesia (KPI) secara resmi telah melayangkan laporan kepolisian terkait kasus kematian tak wajar yang menimpa Sutrimo ke Bareskrim Polri. Langkah hukum tersebut ditempuh untuk mendesak aparat penyidik agar segera menggelar tindakan ekshumasi serta autopsi ulang guna mengungkap penyebab pasti di balik tewasnya almarhum.

Sutrimo yang dikenal publik sebagai sosok kepala rumah tangga dari mantan Jampidsus Febrie Adriansyah tersebut sebelumnya ditemukan tidak bernyawa di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Penemuan jasad korban di pelataran sebuah klinik kecantikan yang sudah tidak beroperasi dengan kondisi mulut mengeluarkan cairan berbusa lantas memicu kecurigaan mendalam.

Kuasa hukum pelapor, Pitra Romadoni, menegaskan bahwa laporan resmi yang telah diterima kepolisian tersebut mencakup aduan terkait dugaan tindak pidana pembunuhan hingga potensi obstruction of justice. Pihaknya meminta tim penyidik Mabes Polri bekerja secara independen serta transparan agar kejanggalan seputar kematian korban dapat dibuktikan secara ilmiah melalui prosedur forensik.

Di tengah bergulirnya penanganan kasus ini, Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung turut memberikan klarifikasi resmi mengenai status sosok Febrio Adiono yang belakangan kerap disangkutpautkan. Kejaksaan Agung meluruskan bahwa Febrio merupakan pegawai aparatur sipil negara yang bertugas pada bagian staf administrasi dan bukan merupakan seorang jaksa penyidik.

Jajaran Polda Metro Jaya bersama Bareskrim Polri memastikan bakal mengordinasikan penanganan kasus ini dengan menelaah seluruh barang bukti serta memanggil sejumlah saksi kunci. Kepolisian juga terus mendalami kronologi penemuan jasad serta hasil pemeriksaan awal RS Muhammadiyah Taman Puring tempat korban sempat dilarikan.

Penanganan komprehensif dari jajaran kepolisian diharapkan mampu menjawab teka-teki publik sekaligus memberikan kejelasan hukum atas insiden tewasnya pria tersebut. Pihak keluarga korban menyatakan akan terus mengawal jalannya proses hukum ini hingga fakta peristiwa yang sebenarnya dapat terungkap secara terang benderang.