Indonesia Gelap Gulita Nyaris Seharian, Publik Kecewa Pemerintah Malah Lempar Tanggung Jawab
Admin WGM - Friday, 19 June 2026 | 08:48 AM


Krisis listrik melanda sejumlah wilayah di Indonesia setelah pemadaman massal (blackout) berlangsung hampir 24 jam sejak Kamis (18/6/2026). Di tengah kekecewaan masyarakat akibat lumpuhnya berbagai aktivitas ekonomi dan pelayanan publik, pemerintah dan PT PLN (Persero) justru terkesan saling melempar tanggung jawab terkait penyebab utama gangguan sistem kelistrikan nasional tersebut.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa investigasi awal menunjukkan adanya kelalaian teknis dalam pemeliharaan infrastruktur transmisi utama yang dikelola PLN. Pihak kementerian menyayangkan lambatnya mitigasi risiko dari perusahaan pelat merah tersebut. Sebaliknya, manajemen PLN berdalih bahwa gangguan dipicu oleh kendala pasokan energi primer dan kebijakan regulasi hulu yang menghambat distribusi bahan baku pembangkit secara tepat waktu.
Sikap saling tuding ini bertolak belakang dengan pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, baru-baru ini. Bahlil sebelumnya sempat memberikan jaminan kepada publik bahwa tidak akan ada pemadaman listrik dalam waktu dekat. Ia menegaskan bahwa pasokan energi primer untuk pembangkit listrik di seluruh Indonesia berada dalam kondisi aman dan tidak ada gangguan distribusi yang berarti.
Pengamat kebijakan publik mendesak pemerintah untuk segera menyelaraskan komunikasi dan fokus pada solusi konkret daripada berpolemik di ruang publik. Hingga Jumat (19/6/2026) pagi, proses pemulihan (recovery) sistem kelistrikan masih terus dilakukan secara bertahap oleh tim teknis di lapangan. Namun, ketidakpastian mengenai kapan listrik akan kembali normal sepenuhnya terus memicu gelombang protes dari masyarakat di berbagai platform media sosial.
Next News

Kritik Pernyataan Panglima TNI Soal Keamanan, Koalisi Sipil Tegaskan Prinsip Supremasi Sipil
in 6 hours

Ungkap Misteri Kematian Sutrimo di Kebayoran Lama, Tim Forensik Gelar Pembongkaran Makam di Banyumas
in 5 hours

Sidang Korupsi Kuota Haji Dimulai: Terungkap Aliran Uang Suap Ribuan Dolar dan Nasib Jemaah yang Tertunda
13 hours ago

Jelang Demo Besar Agustus 2026, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Minta Masyarakat Sampaikan Kritik Konstrukt
13 hours ago

KPK Tahan 4 Tersangka Kasus Korupsi Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Capai Rp223,6 Miliar
13 hours ago

Aksi Heroik Warga Silih Nara Bahu-Membahu Bantu Damkar Padamkan Api
14 hours ago

Kronologi Mahasiswa KKN ITS NU di Doro Pekalongan Ditemukan Meninggal Usai Begadang Bersama Rekan
15 hours ago

Gempa M 7,4 di Kolombia, Kemlu Pastikan Kondisi WNI Aman
17 hours ago

Peternak Ayam Petelur Pekalongan Gelar Aksi Damai Tingginya Biaya Produksi, 350 Ayam Dibagikan ke Warga
a day ago

Nipah Mall Makassar Milik Kalla Group Terbakar, Pengunjung Sempat Pingsan dan Dua Orang Sesak Napas
2 days ago





