Jumat, 23 Oktober 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Bus Persib Bandung U-18 Diserang di Tol Batang, Official Luka dan Pelaku Ditangkap

Azizatul Khifdiyah - Monday, 12 October 2026 | 11:57 AM

Background
Bus Persib Bandung U-18 Diserang di Tol Batang, Official Luka dan Pelaku Ditangkap
Bus rombongan Persib U-18 diserang sekelompok orang di Rest Area KM 360 Tol Batang pada Minggu (11/10/2026) malam. Akibat insiden ini, bus mengalami kerusakan dan seorang official tim terluka. Polresta Batang kini telah mengamankan satu terduga pelaku di Jakarta. (Detik Jateng/)

​Bus yang membawa rombongan pemain dan official Persib Bandung U-18 diserang oleh sekelompok orang di Rest Area KM 360 Tol Batang, Jawa Tengah. Aksi penyerangan tersebut berujung pada kerusakan fisik bus akibat pelemparan batu serta jatuhnya korban luka dari pihak tim. Dilansir dari detikJateng, rombongan tim muda Persib saat itu sedang bertolak menuju Bandung setelah menyelesaikan laga di Stadion Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Solo.

​Insiden terjadi ketika bus singgah untuk beristirahat di Rest Area 360B wilayah Kabupaten Batang pada Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 21.27 WIB. Mengetahui rombongan tersebut menggunakan identitas Persib Bandung, oknum suporter langsung melakukan provokasi hingga suasana memanas.

"Ada satu official yang mengalami lecet-lecet pada bagian pipi dan kepala," kata Kapolresta Batang Kombes Warsono melalui keterangan dalam bentuk video singkat yang diterima detikJateng, Senin (12/10/2026).

​Warsono menjelaskan bahwa korban terluka bernama Pandu Persada berusia 38 tahun yang menjabat sebagai official tim Persib U-18. Korban dilaporkan mengalami luka memar di bagian kepala akibat tindakan kekerasan dan kericuhan yang terjadi di lokasi rest area.

"Setelah memasuki rest area, dihampiri oleh seseorang dan juga menanyakan apakah bus ini merupakan rombongan pemain Persib. Kemudian, orang tersebut memanggil rekan-rekannya dan juga melakukan perusakan," ujar Warsono.

​Mendapat laporan mengenai penyerangan tersebut, jajaran Polresta Batang langsung bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara. Petugas yang terdiri dari Pamapta, piket fungsi, hingga anggota Satreskrim langsung melakukan olah TKP guna mengumpulkan bukti. Selain itu, pihak kepolisian juga memeriksa keterangan sejumlah saksi mata serta meneliti rekaman kamera pengawas atau CCTV di area tersebut.

​Langkah penyelidikan awal yang dilakukan kepolisian membuahkan hasil hingga petugas mendeteksi keberadaan terduga pelaku aksi perusakan. Petugas gabungan dari Polresta Batang segera melakukan pengejaran secara intensif terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam insiden penyerangan.

"Saat ini tim yang dipimpin oleh Kasat Reskrim berhasil mengamankan satu pelaku. Saat ini sedang menuju ke Polres Batang," kata Warsono.

​Satu terduga pelaku perusakan dan penyerangan rombongan tim sepak bola tersebut berhasil ditangkap petugas saat berada di wilayah Jakarta. Pihak kepolisian menegaskan tidak akan mentoleransi aksi kejahatan brutal dan kerusuhan yang membahayakan keselamatan warga maupun olahragawan.

"Atas kejadian ini, tentunya kami Polres Batang akan menindaklanjuti dengan proses hukum sesuai dengan ketentuan," pungkasnya.

​Akibat aksi anarkis oknum suporter tersebut, tim Persib Bandung U-18 menderita sejumlah kerugian materiil serta trauma bagi awak tim. Selain kerusakan pada bagian bus akibat pelemparan batu, penyerangan fisik terhadap official tim turut memicu keprihatinan publik. Polresta Batang memastikan proses hukum akan terus berjalan untuk mengusut tuntas seluruh pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut.