Minggu, 6 September 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Budi Arie Singgung Percepatan Politik Sebelum 2029, Projo Tegaskan Video Tak Utuh

Admin WGM - Wednesday, 26 August 2026 | 02:08 PM

Background
Budi Arie Singgung Percepatan Politik Sebelum 2029, Projo Tegaskan Video Tak Utuh
Klarifikasi Projo terkait potongan video Budi Arie Setiadi yang membahas potensi percepatan dinamika politik sebelum Pemilu 2029 di forum relawan Jokowi. (TribunNewsDepok.com/)

Jakarta - Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menjadi sorotan setelah pernyataannya mengenai kemungkinan percepatan dinamika politik sebelum Pemilu 2029 beredar di media sosial. Pernyataan tersebut disampaikan saat Budi Arie berbicara di hadapan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam sebuah forum relawan. Projo kemudian memberikan klarifikasi terkait konteks video yang beredar pada Selasa (25/8/2026).

Dalam video tersebut, Budi Arie menyebut adanya kemungkinan perubahan politik yang berlangsung lebih cepat dari jadwal Pemilu 2029. Ia mengaku telah menyampaikan pandangan tersebut kepada Jokowi dan mempertanyakan kesiapan para relawan jika terjadi percepatan.

"Tetapi saya ingin sampaikan, tadi saya sudah bisik ke Pak Jokowi, 'Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?' Apakah kita mau? Belum tentu kita mau, kita masih ngomong pemilu 2029-pemilu 2029. Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap nggak?" kata Budi Arie dalam video tersebut.

Budi Arie juga mengaitkan pandangannya dengan kondisi sosial yang menurutnya menunjukkan sejumlah anomali. Ia menyinggung aksi demonstrasi di Pati dan Madura serta membandingkannya dengan situasi menjelang Reformasi 1998.

"Sebab maksud saya terjadi anomali-anomali, variabel di masyarakat yang membuat kita tidak hanya memikirkan skenario konvensional, langkah-langkah tahapan-tahapan yang sebagaimana mestinya," ujarnya.

Menurut Budi Arie, kondisi tersebut dapat menjadi bagian dari dinamika yang perlu diperhitungkan dalam membaca arah politik nasional. Ia kemudian menyebut situasi itu sebagai "patahan sejarah" dengan merujuk pada perubahan jadwal pemilu setelah dinamika politik 1998.

"Gimana tahun '97 tiba-tiba pemilu berikutnya tahun 1999," imbuhnya.

Pernyataan tersebut kemudian beredar dalam bentuk potongan video di media sosial dan memunculkan berbagai spekulasi mengenai maksud percepatan politik sebelum 2029. Sekretaris Jenderal DPP Projo Freddy Alex Damanik menegaskan bahwa video yang beredar tidak menampilkan keseluruhan pembicaraan Budi Arie.

"Yang pertama, video tersebut bukan merupakan video utuh, tetapi sebenarnya sedang memaparkan berbagai kemungkinan," kata Freddy, Selasa (25/8/2026).

Freddy menjelaskan, pernyataan Budi Arie disampaikan dalam forum silaturahmi bulan Kemerdekaan Republik Indonesia antara Jokowi dan para relawannya. Dalam forum tersebut, terdapat diskusi internal singkat yang membahas situasi kebangsaan serta berbagai kemungkinan yang dapat terjadi. Masukan dari para relawan, kata Freddy, dibahas untuk memetakan persoalan sekaligus mencari solusi atas kondisi yang berkembang.

Freddy juga menyampaikan bahwa berbagai masukan tersebut ditujukan kepada Jokowi dengan harapan dapat diteruskan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk perbaikan bangsa. Ia mengatakan Jokowi mendengarkan pandangan para relawan sebelum meminta mereka tetap tenang.

"Pak Jokowi mendengarkan seluruh pandangan relawan terhadap situasi yang berkembang saat ini, sebelum akhirnya Pak Jokowi menyampaikan agar semua tetap tenang. Situasi baik-baik saja, ekonomi masih tumbuh baik, inflasi terkendali, jadi tidak perlu ada yang dikhawatirkan," pungkas Freddy. Mengutip laporan media yang menjadi referensi, klarifikasi Projo menekankan bahwa pernyataan Budi Arie perlu dipahami dalam konteks diskusi mengenai berbagai kemungkinan situasi kebangsaan, bukan hanya dari potongan video yang beredar.