Bahlil Usulkan Anggaran Rp815,56 Miliar untuk Program Kompor Listrik pada 2027
Admin WGM - Wednesday, 17 June 2026 | 11:27 AM


Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan alokasi anggaran sebesar Rp815,56 miliar untuk pelaksanaan program kompor listrik pada tahun 2027. Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mengurangi ketergantungan terhadap Liquefied Petroleum Gas (LPG) yang selama ini masih banyak dipenuhi melalui impor.
Dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (15/6), Bahlil menjelaskan bahwa pemerintah tengah mendorong diversifikasi sumber energi bagi masyarakat. Menurutnya, penggunaan energi rumah tangga ke depan tidak hanya bergantung pada LPG, tetapi juga akan diperluas melalui pemanfaatan kompor listrik dan energi alternatif lainnya seperti Compressed Natural Gas (CNG).
Program kompor listrik tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat bauran energi nasional sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi yang lebih efisien dan berkelanjutan. Dengan adanya alternatif sumber energi, diharapkan kebutuhan LPG dapat ditekan sehingga beban impor dapat berkurang.
Selain mengusulkan anggaran untuk program kompor listrik, Kementerian ESDM juga mengajukan dana sebesar Rp635,24 miliar untuk program motor listrik. Kedua program tersebut masuk dalam pagu indikatif program strategis infrastruktur yang dikelola Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE).
Total anggaran yang diusulkan untuk kedua program tersebut mencapai sekitar Rp1,509 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung percepatan transisi energi dan pengembangan teknologi yang lebih ramah lingkungan di Indonesia.
Bahlil juga berharap anggota DPR RI dapat turut berperan dalam menentukan wilayah yang memiliki potensi untuk menjadi sasaran program kompor listrik maupun motor listrik. Dengan pemetaan yang tepat, pelaksanaan program diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
Secara keseluruhan, Kementerian ESDM mengusulkan anggaran sebesar Rp27,33 triliun untuk tahun 2027. Nilai tersebut meningkat sekitar 26,11 persen dibandingkan pagu anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp21,67 triliun.
Dari total usulan anggaran tersebut, sekitar 82 persen atau Rp22,48 triliun dialokasikan untuk program strategis infrastruktur. Sementara itu, belanja operasional mendapatkan porsi sebesar 13 persen atau Rp3,56 triliun, sedangkan anggaran untuk layanan publik nonfisik mencapai 5 persen atau sekitar Rp1,3 triliun.
Peningkatan anggaran tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan sektor energi, termasuk pengembangan energi baru dan terbarukan yang menjadi salah satu fokus utama menuju kemandirian energi nasional.
Next News

KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, 131 Penumpang dan Awak Dievakuasi
in 5 hours

Ancaman Overproduksi Ayam Pedaging di Jateng: Peternak Keluhkan Harga Pakan dan Tuntut Solusi Pemerintah
in 5 hours

Si Jago Merah Amuk Perum BRD Pekalongan: Gudang Batik Ludes, Kerugian Capai Rp2 Miliar
in 4 hours

Inspiratif! Ini Deretan Inovasi Keren Buatan Remaja yang Berhasil Mengubah Dunia
in 5 hours

Kritik Pernyataan Panglima TNI Soal Keamanan, Koalisi Sipil Tegaskan Prinsip Supremasi Sipil
in 3 hours

Ungkap Misteri Kematian Sutrimo di Kebayoran Lama, Tim Forensik Gelar Pembongkaran Makam di Banyumas
in 2 hours

Sidang Korupsi Kuota Haji Dimulai: Terungkap Aliran Uang Suap Ribuan Dolar dan Nasib Jemaah yang Tertunda
16 hours ago

Jelang Demo Besar Agustus 2026, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Minta Masyarakat Sampaikan Kritik Konstrukt
16 hours ago

KPK Tahan 4 Tersangka Kasus Korupsi Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Capai Rp223,6 Miliar
16 hours ago

Aksi Heroik Warga Silih Nara Bahu-Membahu Bantu Damkar Padamkan Api
17 hours ago





