Sabtu, 20 Juni 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Bahlil Buka Peluang Kenaikan Harga Batu Bara untuk PLN, Ini Pertimbangannya

Admin WGM - Thursday, 18 June 2026 | 09:00 PM

Background
Bahlil Buka Peluang Kenaikan Harga Batu Bara untuk PLN, Ini Pertimbangannya
(Kompas.com/DEBRINATA RIZKY)

Menteri Bahlil Lahadalia membuka kemungkinan adanya penyesuaian harga batu bara yang dipasok untuk kebutuhan PT PLN (Persero). Wacana tersebut mencuat di tengah evaluasi pemerintah terhadap kebijakan harga batu bara domestik atau Domestic Market Obligation (DMO) yang selama ini berlaku.

Saat ini, harga batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik PLN ditetapkan sebesar 70 dolar Amerika Serikat per ton melalui skema DMO. Kebijakan tersebut diterapkan pemerintah untuk menjaga biaya produksi listrik tetap terkendali dan melindungi masyarakat dari potensi kenaikan tarif listrik.

Namun, menurut Bahlil, pemerintah perlu mengevaluasi berbagai aspek agar kebijakan yang diterapkan tetap memberikan keseimbangan antara kepentingan negara, industri pertambangan, dan sektor ketenagalistrikan. Ia menilai harga batu bara domestik perlu dikaji secara komprehensif dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan keberlanjutan industri energi nasional.

Bahlil menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final terkait perubahan harga batu bara untuk PLN. Pemerintah masih melakukan pembahasan dan menghitung dampak yang mungkin timbul apabila terjadi penyesuaian harga di masa mendatang.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah potensi dampak terhadap biaya pokok penyediaan listrik. Apabila harga batu bara naik, biaya operasional pembangkit listrik berbahan bakar batu bara berpotensi meningkat. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kebutuhan subsidi energi maupun strategi pemerintah dalam menjaga tarif listrik tetap stabil.

Di sisi lain, pelaku industri pertambangan menilai harga DMO yang berlaku saat ini sudah cukup lama tidak mengalami perubahan meskipun harga batu bara di pasar internasional mengalami fluktuasi. Karena itu, evaluasi kebijakan dianggap penting untuk memastikan keberlanjutan investasi dan produksi di sektor pertambangan.

Pemerintah menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil akan mempertimbangkan kepentingan masyarakat luas. Stabilitas pasokan listrik nasional tetap menjadi prioritas utama, terutama mengingat kebutuhan energi yang terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan aktivitas industri.

Selain itu, pemerintah juga tengah mendorong diversifikasi sumber energi melalui pengembangan energi baru dan terbarukan. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap batu bara dalam jangka panjang sekaligus mendukung target transisi energi nasional.

Pengamat energi menilai evaluasi harga batu bara untuk PLN merupakan hal yang wajar karena kondisi pasar energi global terus berubah. Namun, mereka mengingatkan bahwa setiap penyesuaian perlu dilakukan secara bertahap dan disertai perhitungan matang agar tidak memberikan dampak signifikan terhadap sektor kelistrikan maupun masyarakat sebagai konsumen akhir.

Hingga kini, pemerintah masih mengkaji berbagai opsi yang tersedia. Keputusan akhir mengenai kemungkinan kenaikan harga batu bara untuk PLN akan ditentukan setelah seluruh aspek ekonomi, fiskal, dan ketahanan energi nasional dipertimbangkan secara menyeluruh.