Selasa, 25 Agustus 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Upacara HUT RI di Pekalongan Lancar, Wali Kota Soroti Balon Mercon hingga Keselamatan Lomba

Admin WGM - Monday, 17 August 2026 | 11:14 AM

Background
Upacara HUT RI di Pekalongan Lancar, Wali Kota Soroti Balon Mercon hingga Keselamatan Lomba
Wali Kota Pekalongan HUT RI (WGM/Trista )

Pelaksanaan upacara pengibaran bendera dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia di Kota Pekalongan berlangsung lancar dan kondusif. Wali Kota Pekalongan mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat sekaligus mengajak masyarakat menjaga keamanan selama rangkaian perayaan kemerdekaan. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memenuhi kebutuhan masyarakat dan menyelesaikan berbagai persoalan daerah secara bertahap. Terkait pelaksanaan upacara, Wali Kota Pekalongan menyebut tidak terdapat kendala fatal yang mengganggu jalannya prosesi. Ia mengatakan kondisi lapangan juga cukup mendukung meski sebelumnya sempat diguyur hujan ringan.

"Ya, alhamdulillah berjalan lancar. Semuanya hampir tidak ada kendala yang fatal ya," ungkap Wali Kota Pekalongan. Di tengah perayaan kemerdekaan, Wali Kota menyoroti masih adanya masyarakat yang menerbangkan balon udara disertai mercon. Menurutnya, aktivitas tersebut dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain sehingga diperlukan kesadaran dan kerja sama masyarakat untuk menghentikannya.

"Ya tadi sangat disayangkan saya masih melihat penerbangan balon dan mercon," tegasnya. 

Wali Kota menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Pekalongan telah menyediakan wadah resmi bagi tradisi balon udara melalui Festival Balon pada momen Syawalan. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan penerbangan balon secara liar di luar kegiatan yang telah difasilitasi pemerintah.

"Kita sudah fasilitasi di Syawalan ya, sudah kita fasilitasi Festival Balon dan sebagainya," lanjutnya. 

Selain balon udara dan mercon, Wali Kota mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan dalam berbagai perlombaan 17-an. Panitia di tingkat RT, RW, maupun kelurahan diminta memastikan perlengkapan dan lokasi perlombaan aman, terutama untuk kegiatan panjat pinang yang memiliki risiko jatuh.

"Boleh warga melaksanakan panjat pinang, tapi harus safety," tegasnya. Ia secara khusus meminta panitia menyediakan bantalan pengaman di bawah tiang panjat pinang untuk mengurangi risiko cedera fatal. Menurutnya, semangat memeriahkan kemerdekaan tidak boleh mengabaikan keselamatan peserta.

"Dalam arti nanti di bawah itu harus ada semacam apa ya, kasur atau apalah yang tumpuk supaya nanti kalau ada kejadian yang tidak diinginkan itu tidak terjadi secara fatal," lanjutnya. 

Untuk pembangunan daerah, Pemkot Pekalongan akan melanjutkan sejumlah program yang telah disusun sejak 2025 meskipun menghadapi keterbatasan anggaran dari pemerintah pusat. Wali Kota menyebut pemerintah akan memaksimalkan anggaran yang tersedia dengan tetap mempertahankan tiga sektor utama, yakni kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial.

"Kita yang penting tidak menghapus tiga hal," tegasnya. 

Di sektor kesehatan, Pemkot Pekalongan akan mempertahankan program Universal Health Coverage (UHC) BPJS Kesehatan yang saat ini disebut telah mencakup 99 persen penerima manfaat. Program pendidikan berupa beasiswa bagi anak berprestasi serta anak dari keluarga kurang mampu juga tetap dipertahankan, begitu pula bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah berharap dukungan masyarakat dapat mempercepat penyelesaian persoalan sampah, limbah, infrastruktur, dan berbagai permasalahan lainnya di Kota Pekalongan.