Undana Bantah Mahasiswi Ditolak Sidang 12 Kali, Rektorat Buka Suara Soal Kendala Akademik
Admin WGM - Thursday, 06 August 2026 | 06:00 PM


Universitas Nusa Cendana memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi tular terkait seorang mahasiswi berinisial JS yang dikabarkan mengalami depresi akibat pembatalan ujian skripsi. Pihak pimpinan rektorat secara tegas membantah kabar yang menyebutkan bahwa mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat tersebut telah mengalami penolakan sidang akhir sebanyak dua belas kali oleh dosen penguji.
Wakil Rektor IV Universitas Nusa Cendana Prof Philiphi de Rozari menegaskan bahwa narasi penolakan ujian skripsi sebanyak dua belas kali tersebut merupakan berita yang tidak benar. Penyesuaian jadwal yang terjadi selama ini murni berkaitan dengan pelaksanaan agenda seminar proposal serta seminar hasil penelitian tugas akhir dari mahasiswi bersangkutan.
Berdasarkan hasil penelusuran tim medis, mahasiswi bersangkutan mengalami kondisi kelelahan fisik serta rasa kecemasan tinggi yang memerlukan waktu pemulihan secara intensif di rumah sakit. Pihak manajemen perguruan tinggi negeri tersebut telah memfasilitasi pendampingan kesehatan serta kunjungan langsung pimpinan kampus ke tempat perawatan sang mahasiswi.
Pihak rektorat menjelaskan bahwa dinamika pengerjaan tugas akhir merupakan akumulasi proses interaksi teknis antara mahasiswa, dosen pembimbing, dosen penguji, serta pemenuhan administrasi. Komunikasi antara dosen dan mahasiswi bersangkutan diklaim berjalan cukup responsif selama tahapan bimbingan akademik berlangsung di lingkungan kampus.
Dalam penanganan kasus sosial ini, pimpinan perguruan tinggi telah membentuk tim investigasi khusus guna mengumpulkan fakta serta kronologi kejadian secara menyeluruh. Langkah pemeriksaan internal tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses layanan akademik berjalan sesuai dengan prosedur serta regulasi yang berlaku.
Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi turut memberikan perhatian khusus melalui saluran komunikasi langsung guna memantau perkembangan kesehatan sang mahasiswi. Dukungan penuh dari pemerintah pusat tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan fisik maupun psikis mahasiswi agar dapat segera menyelesaikan seluruh tugas akhirnya.
Manajemen Universitas Nusa Cendana berkomitmen penuh untuk segera memfasilitasi forum mediasi antara mahasiswi dengan pihak dosen penguji setelah masa pemulihan medis selesai. Langkah dialogis tersebut diambil guna menyelesaikan kendala akademik secara berkeadilan serta menjamin pemenuhan hak-hak mahasiswa dalam menyelesaikan studi perguruan tinggi.
Sebagai langkah perbaikan jangka panjang, pihak rektorat berjanji akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh sistem tata kelola administrasi akademik kampus. Evaluasi struktur tersebut ditujukan untuk membenahi berbagai hambatan birokrasi serta menciptakan iklim pembelajaran yang jauh lebih kondusif bagi seluruh sivitas akademika.
Next News

Anak Tukang Becak Menangis Terancam Batal Kuliah, Imbas Ayahnya Mendadak Masuk Desil 9
in 2 hours

Wakil Ketua Gerindra Banyumas Jadi Perantara Uang Rp650 Juta dalam Kasus Korupsi Unsoed
in 2 hours

Bus Rombongan Pati Dilempari Batu di Tol Japek, Polisi Klarifikasi Soal Botok
in 2 hours

Harga Minyak Dunia Merosot ke US$ 93 di Tengah Panasnya Rencana Sanksi Baru AS ke Iran
in 39 minutes

Polemik Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Dari Sorotan Waketum MUI hingga Insiden Pelemparan Bus
an hour ago

Polda Metro Luruskan Isu Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Bukan Diblokir
2 hours ago

Bukan Cuma Dongeng: Cara Seru Menceritakan Sirah Nabawiyah pada Anak di Rumah
2 hours ago

Unsoed Gempar! Rektor Tersangka KPK Kasus Jalur Mandiri, Prof Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt.
21 hours ago

Tiba di Pekanbaru Disambut Asap, Prabowo Ancam Bawa Pelaku "Modus Mancing" ke Jakarta!
a day ago

Sumber Air Menyusut, BNPB Ungkap Pemadaman Karhutla Makin Sulit
a day ago





