Trauma Dibawa ke RSJ, Remaja di Semarang Jatuh ke Sumur dan Berhasil Dievakuasi Selama 7 Jam
Trista - Thursday, 29 January 2026 | 09:40 AM


Evakuasi alot seorang remaja yang terperosok ke dalam sumur dengan waktu tujuh jam berlangsung di Kampung Kuripan, Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang (27/1/2026). Insiden yang dibagikan melalui unggahan akun media sosial TikTok pribadi milik Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang (Damkar), Ade Bhakti menunjukan kronologi kejadian.
Remaja berinisial FS (17), tidak mau di bawa ke puskesmas yang diduga karena memiliki trauma untuk dibawa ke RSJ (Rumah Sakit Jiwa). Dilansir dari Kumparan News, diketahui remaja tersebut mengalami gangguan jiwa sejak SMP.
"Tahu ada dokter datang, cucu saya lari meski sudah dipegang bapaknya tapi lepas dan tahu-tahu sudah di dalam sumur," ungkap Ponirah, Nenek FS, dilansir dari Kumparan News, (27/1/2026).
Petugas Damkar telah melakukan komunikasi untuk melakukan rescue, tapi tidak membuahkan hasil. Kemudian dari pihak keluarga mengupayakan komunikasi hingga turun langsung ke dalam sumur yang juga tidak diindahkan FS dengan iming-iming makanan dan minuman kesukaannya.
"Kasihan banyak orang juga mau bantu Panji, mau nolongin Panji, siapa yang bawa ke rumah sakit, ada Bapak," ungkap Ayah FS saat melakukan evakuasi dengan turun langsung ke dalam sumur sedalam 16 meter dengan diameter 80 sentimeter.
Metode penyuntikan obat penenang sempat direncanakan tapi melihat riwayat sebelumnya dari Dokter menyebutkan bahwa meskipun dosis obat dinaikan menjadi lebih tinggi tidak memberikan efek yang signifikan. Dari ini kemudian, dilakukan metode pengisian sumur agar terisi penuh dan FS dapat naik ke permukaan untuk dievakuasi setelah tujuh jam lamanya.
"Posisinya takut tenggelam, nah maksud saya sama teman-teman nanti tetap ada yang jagain satu, kita masukin air tapi nggak digerojoki (disiram debit besar). Jadi dia nggak kerasa kalau airnya naik pelan-pelan,nanti ditambahin pelampung juga, gitu ya pak. Karena mau di bius mau di apa lebih tinggi resikonya," terang Ade Bhakti kepada keluarga korban mengenai metode evakuasi.
Metode evakuasi ini berhasil menyelamatkan FS dan langsung ditangani oleh Dokter yang sedari awal menangani.
"Tadi berusaha membujuk korban untuk mau naik ke atas, dari pihak keluarga, Damkar sempat turun bahkan salah satu petugas Damkar sempat kena pukul," ungkap Ade Bhakti yang dilansir dari laman Kumparan News.
Next News

Anak Tukang Becak Menangis Terancam Batal Kuliah, Imbas Ayahnya Mendadak Masuk Desil 9
in an hour

Wakil Ketua Gerindra Banyumas Jadi Perantara Uang Rp650 Juta dalam Kasus Korupsi Unsoed
in an hour

Bus Rombongan Pati Dilempari Batu di Tol Japek, Polisi Klarifikasi Soal Botok
in an hour

Harga Minyak Dunia Merosot ke US$ 93 di Tengah Panasnya Rencana Sanksi Baru AS ke Iran
14 minutes ago

Polemik Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Dari Sorotan Waketum MUI hingga Insiden Pelemparan Bus
2 hours ago

Polda Metro Luruskan Isu Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Bukan Diblokir
3 hours ago

Bukan Cuma Dongeng: Cara Seru Menceritakan Sirah Nabawiyah pada Anak di Rumah
3 hours ago

Unsoed Gempar! Rektor Tersangka KPK Kasus Jalur Mandiri, Prof Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt.
a day ago

Tiba di Pekanbaru Disambut Asap, Prabowo Ancam Bawa Pelaku "Modus Mancing" ke Jakarta!
a day ago

Sumber Air Menyusut, BNPB Ungkap Pemadaman Karhutla Makin Sulit
a day ago





