Gunting Biaya Transaksi! QRIS Resmi Masuk Korea, BI Siap Ekspansi ke China dan India
Trista - Thursday, 02 April 2026 | 05:31 PM


Bank Indonesia (BI) secara resmi memperluas ekosistem Cross-Border Payment melalui implementasi operasional Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Korea Selatan. Transaksi dilakukan langsung dalam mata uang lokal ke dua negara yang dapat menjadi efisiensi berbiaya rendah.
"Terhubungnya pembayaran QR Antarnegara tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga memperkuat UMKM, meningkatkan pariwisata, serta membuka peluang baru bagi dunia usaha, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," ungkap Perry Warjiyo, Gubernur BI, dilansir dari laman Antara, Rabu (1/4/2026).
Terhubungnya sistem pembayaran nasional dengan infrastruktur keuangan Korea Selatan diresmikan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan Gubernur Senior Bank of Korea Sangdai Ryoo. Langkah ini dapat membangun sistem pembayaran terintegrasi, efisien, dan inklusif tanpa harus melalui konvensional settlement mata uang pihak ketiga, seperti Dolar AS (USD).
Kolaborasi pembangunan ekonomi melalui pembayaran berkelanjutan ini didukung oleh Bank Indonesia (BI), Bank of Korea, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), Korea Financial Telecommunications & Clearings Institute (KFTC), serta lembaga keuangan yang berpartisipasi. Kesepakatan strategis ini tercantum dalam Joint Vision Statement (JVS) antara Prabowo Subianto dan Lee Jae Myung yang ditandatangani pada kunjungan kenegaraan Prabowo di Korea Selatan, (1/4/2026).
"Ke depan, kami berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi yang lebih strategis guna memperkuat integrasi sistem pembayaran dan mendukung konektivitas ekonomi digital yang lebih erat antara Korea dan Indonesia," ungkap Deputi Gubernur Bank of Korea Chang Cheong-soo, (1/4/2026).
Kerjasama pembayaran ini tidak hanya baru diberlakukan bersama Korea, melainkan sejak tahun 2023 Indonesia telah membuka kerja sama pembayaran QRIS dengan malaysia. Selanjutnya, pada tahun yang sama 2023 Indonesia juga membuka kerjasama dengan Singapura, serta tahun 2025 kembali menjalin bersama Jepang.
Ketua Umum Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), Santoso menyampaikan kerjasama QRIS akan segera terkoneksi dengan China disamping menunggu kebijakan konsolidasi bank sentral China. Sistem pembayaran unified QR di China sudah dipersiapkan, hanya saja dapat mengimplementasikan secara masif masih harus menunggu koordinasi selanjutnya.
"Sebetulnya yang cukup besar adalah China. China pada dasarnya sudah dikembangkan. Secara teknikal tidak ada masalah, tetapi sedang disusun adalah Kami memahami di China sendiri sedang ada konsolidasi," ungkap Santoso, seusai menghadiri peresmian implementasi QRIS antar negara Indonesia dengan Korea Selatan di kantor pusat Bank Indonesia, Jakarta (1/4/2026).
Dengan adanya kerja sama ekonomi ini, Bank Indonesia optimis untuk langkah digitalisasi sistem pembayaran secara menyeluruh yang mendukung ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan fragmentasi ekonomi global. Rencana ini akan melebar ke berbagai negara seperti India dan Arab Saudi yang ditargetkan selanjutnya.
Next News

Capai Pilar Ketahanan Pangan Nasional, Bulog Siap Bangun 100 Gudang Panen di Seluruh Indonesia
7 hours ago

Andrie Yunus Terancam Buta Permanen, Proses Hukum Berjalan Lambat dan Tidak Transparan
8 hours ago

Bertahan Hidup 7 Hari di Hutan, Molly si Border Collie Ditemukan Selamat
5 hours ago

Berkas Lengkap! KPK Limpahkan Kasus Korupsi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko ke PN
8 hours ago

KPK Beri Peringatan Keras! Bos Rokok Muhammad Suryo Diminta Kooperatif Penuhi Panggilan
9 hours ago

Banjir Terjang Desa Labean Sulawesi Selatan, Puluhan Rumah Warga Terendam Lumpur dan Air
10 hours ago

Trending di Korea! Reuni Megawati dan Yeom Hye-seon di Indonesia Beri Sinyal Kontrak Baru
12 hours ago

Tegas! Mendikdasmen Bakal Blacklist Pengawas yang Bantu Kecurangan di TKA 2026
13 hours ago

Donald Trump Copot Jaksa Agung AS di Tengah Sorotan Kasus Epstein
a day ago

Wakil Ketua MPR Kecam Rencana Israel Terapkan Hukuman Mati untuk Tawanan Palestina
a day ago




