Banjir Terjang Desa Labean Sulawesi Selatan, Puluhan Rumah Warga Terendam Lumpur dan Air
Admin WGM - Saturday, 04 April 2026 | 01:30 PM


Intensitas curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan bencana banjir bandang di sejumlah titik di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah melaporkan bahwa ratusan unit rumah yang tersebar di sedikitnya 10 desa terdampak luapan air sungai yang tidak mampu menampung debit air hujan.
Berdasarkan data terkini, wilayah yang paling terdampak meliputi Kecamatan Balaesang, Sirenja, dan Balaesang Tanjung. Banjir mulai menggenangi pemukiman warga sejak sore hari, menyusul cuaca ekstrem yang melanda wilayah pesisir barat Sulawesi Tengah tersebut.
Dampak di Balaesang dan Sirenja
Laporan dari BPBD Sulteng menunjukkan skala kerusakan yang cukup luas di dua kecamatan bertetangga, yakni Balaesang dan Sirenja. Tercatat sebanyak 552 unit rumah warga terdampak genangan air dengan ketinggian bervariasi antara 30 hingga 80 sentimeter.
"Banjir kali ini cukup masif. Di wilayah Balaesang dan Sirenja saja, lebih dari 500 kepala keluarga merasakan dampaknya secara langsung. Sebagian besar rumah terendam lumpur dan material sisa banjir," ujar perwakilan BPBD Sulteng dalam keterangan resminya, Jumat (3/4/2026).
Selain merendam rumah warga, banjir juga dilaporkan merusak sejumlah fasilitas umum, termasuk akses jalan desa dan area perkebunan masyarakat. Meskipun air mulai surut di beberapa titik pada malam hari, warga masih diselimuti kekhawatiran akan adanya banjir susulan mengingat awan mendung masih menggelayuti wilayah tersebut.
Kondisi di Desa Labean
Situasi serupa juga terjadi di Desa Labean, di mana sedikitnya 30 rumah warga dilaporkan terendam banjir. Aliran air yang deras masuk ke dalam rumah-rumah warga secara tiba-tiba, menyebabkan banyak barang elektronik dan perabotan rumah tangga tidak sempat diselamatkan.
Masyarakat setempat bersama aparat TNI dan Polri kini bergotong royong membersihkan material lumpur yang masuk ke dalam rumah. BPBD telah menyiagakan personel di lapangan untuk membantu proses evakuasi warga kelompok rentan, seperti lansia dan anak-anak, menuju tempat yang lebih aman.
Rangkuman Dampak di 10 Desa
Secara keseluruhan, BPBD Provinsi Sulawesi Tengah mengungkapkan bahwa dampak banjir ini menyebar di 10 desa di wilayah Donggala. Koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk memastikan pendataan korban dan kerusakan infrastruktur berjalan akurat.
Beberapa desa yang terdampak mengalami kendala dalam pembersihan sisa banjir karena keterbatasan alat berat. "Kami terus berupaya menyalurkan bantuan logistik darurat berupa makanan siap saji, perlengkapan tidur, dan kebutuhan sanitasi bagi warga yang rumahnya belum bisa ditempati kembali," tambah pihak BPBD.
Imbauan dan Kewaspadaan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui BPBD mengimbau masyarakat di wilayah rawan banjir untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang tinggal di sepanjang daerah aliran sungai (DAS). Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan terjadi di wilayah Donggala dan sekitarnya dalam beberapa hari ke depan.
Warga diminta untuk mengamankan dokumen-dokumen penting dan menyiapkan tas siaga bencana sebagai langkah antisipasi jika debit air kembali meningkat secara mendadak. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Upaya mitigasi jangka panjang, termasuk normalisasi sungai dan perbaikan drainase di wilayah pesisir Donggala, kini menjadi desakan utama masyarakat kepada pemerintah daerah guna mencegah terulangnya bencana serupa di masa depan.
Next News

Fenomena Cahaya Misterius di Langit Lampung dan Sumbar, Pakar Bilang Bukan Meteor
in 6 hours

Viral Seruan Saiful Mujani Jatuhkan Pemerintahan Prabowo: Pengamat Sebut Langkah Absurd
in 4 hours

Capai Pilar Ketahanan Pangan Nasional, Bulog Siap Bangun 100 Gudang Panen di Seluruh Indonesia
13 hours ago

Andrie Yunus Terancam Buta Permanen, Proses Hukum Berjalan Lambat dan Tidak Transparan
14 hours ago

Bertahan Hidup 7 Hari di Hutan, Molly si Border Collie Ditemukan Selamat
11 hours ago

Berkas Lengkap! KPK Limpahkan Kasus Korupsi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko ke PN
14 hours ago

KPK Beri Peringatan Keras! Bos Rokok Muhammad Suryo Diminta Kooperatif Penuhi Panggilan
15 hours ago

Trending di Korea! Reuni Megawati dan Yeom Hye-seon di Indonesia Beri Sinyal Kontrak Baru
18 hours ago

Tegas! Mendikdasmen Bakal Blacklist Pengawas yang Bantu Kecurangan di TKA 2026
19 hours ago

Donald Trump Copot Jaksa Agung AS di Tengah Sorotan Kasus Epstein
a day ago





