Total 7 Tersangka Ditangkap! Polisi Ringkus 3 Pelaku Baru Penyerangan Berdarah di Katingan
Admin WGM - Monday, 06 July 2026 | 06:30 PM


Aparat kepolisian berhasil menangkap tiga terduga pelaku yang terlibat dalam aksi penyerangan berdarah terhadap anggota polisi di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Hingga saat ini, pihak penyidik masih terus mendalami dan memeriksa secara intensif peran dari masing-masing individu yang telah diamankan tersebut.
Penangkapan teranyar ini menambah daftar total tersangka yang berhasil diringkus oleh tim gabungan setelah sebelumnya mengamankan empat pelaku lainnya. Di antara para pelaku yang sudah ditangkap di lokasi terpisah tersebut, terdapat sepasang suami istri yang diduga kuat ikut terlibat dalam tragedi berdarah ini.
Operasi perburuan berlangsung dramatis ketika salah satu pelaku utama diringkus petugas saat mencoba bersembunyi di dalam kawasan hutan yang lebat. Pelaku yang sempat buron beberapa saat tersebut tidak dapat berkutik ketika dikepung oleh personel bersenjata lengkap di tempat pelariannya.
Pihak Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah menegaskan bahwa pengejaran terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam insiden penganiayaan ini akan dilakukan sampai tuntas. Petugas di lapangan juga terus mengumpulkan sejumlah barang bukti yang digunakan oleh para tersangka saat melakukan aksi penyerangan brutal di tempat kejadian perkara.
Kondisi keamanan di wilayah hukum Katingan kini dilaporkan mulai berangsur kondusif setelah sempat mencekam akibat pecahnya peristiwa penganiayaan tersebut. Pimpinan kepolisian setempat mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya seluruh proses penegakan hukum kepada aparat yang berwenang.
Sinergi antara tim opsnal jajaran polres dan polda menjadi kunci utama cepatnya pengungkapan kasus yang sempat menyita perhatian publik ini. Polisi berjanji akan merilis secara resmi motif di balik penyerangan ini segera setelah seluruh proses pemeriksaan saksi dan rekonstruksi awal selesai dilaksanakan.
Para tersangka kini harus mendekam di sel tahanan mapolres untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan hukum yang berlaku. Atas aksi nekat melawan petugas tersebut, mereka terancam dijerat pasal berlapis mengenai penganiayaan berat berencana dengan ancaman hukuman penjara yang cukup lama.
Next News

Anak Tukang Becak Menangis Terancam Batal Kuliah, Imbas Ayahnya Mendadak Masuk Desil 9
in 7 hours

Wakil Ketua Gerindra Banyumas Jadi Perantara Uang Rp650 Juta dalam Kasus Korupsi Unsoed
in 7 hours

Bus Rombongan Pati Dilempari Batu di Tol Japek, Polisi Klarifikasi Soal Botok
in 6 hours

Harga Minyak Dunia Merosot ke US$ 93 di Tengah Panasnya Rencana Sanksi Baru AS ke Iran
in 5 hours

Polemik Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Dari Sorotan Waketum MUI hingga Insiden Pelemparan Bus
in 3 hours

Polda Metro Luruskan Isu Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Bukan Diblokir
in 3 hours

Bukan Cuma Dongeng: Cara Seru Menceritakan Sirah Nabawiyah pada Anak di Rumah
in 2 hours

Unsoed Gempar! Rektor Tersangka KPK Kasus Jalur Mandiri, Prof Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt.
17 hours ago

Tiba di Pekanbaru Disambut Asap, Prabowo Ancam Bawa Pelaku "Modus Mancing" ke Jakarta!
17 hours ago

Sumber Air Menyusut, BNPB Ungkap Pemadaman Karhutla Makin Sulit
19 hours ago





