Rudal Balistik Iran Hantam Jantung Israel, Ketegangan Regional Memuncak
Admin WGM - Sunday, 29 March 2026 | 12:00 PM


Eskalasi konflik di Timur Tengah mencapai titik nadir baru setelah Iran melancarkan serangan rudal balistik besar-besaran yang menargetkan pusat ekonomi dan pemerintahan Israel, Tel Aviv. Serangan yang terjadi pada Sabtu malam (28/3/2026) hingga Minggu dini hari tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan signifikan di beberapa titik kota, menjadikannya salah satu serangan paling destruktif dalam beberapa tahun terakhir.
Otoritas keamanan Israel mengonfirmasi bahwa setidaknya satu warga sipil tewas dan sedikitnya 11 orang lainnya luka-luka akibat hantaman proyektil yang berhasil menembus sistem pertahanan udara Iron Dome. Serangan ini tidak hanya menyasar area perkotaan padat penduduk, tetapi juga dilaporkan menghantam sebuah desa di pinggiran Israel yang menyebabkan kepanikan massal.
Pakar militer menyebutkan bahwa Iran kemungkinan besar menggunakan rudal balistik hipersonik terbarunya, Fattah-2, dalam operasi ini. Rudal tersebut dikenal memiliki kemampuan manuver tinggi yang sulit dideteksi oleh radar konvensional. Penggunaan Fattah-2 dinilai bukan sekadar tindakan militer, melainkan "kartu truf" diplomatik Teheran untuk memperkuat posisi tawarnya di meja perundingan internasional.
Militer Iran melalui media pemerintah merilis rekaman video yang menunjukkan detik-detik peluncuran gelombang drone dan rudal dari wilayah daratan Iran menuju Israel. Teheran mengeklaim serangan ini merupakan balasan sah atas tindakan provokasi yang dilakukan oleh Israel dan sekutunya, Amerika Serikat, dalam beberapa pekan terakhir.
Serangan Balasan dan Bengkel Mobil di Teheran
Sebagai respons spontan, militer Israel yang didukung oleh kekuatan udara Amerika Serikat dilaporkan melancarkan serangan balasan ke wilayah Iran. Salah satu target yang menjadi sorotan adalah fasilitas yang disebut sebagai "bengkel mobil" di pinggiran Teheran.
Namun, sumber intelijen Barat mengeklaim bahwa lokasi tersebut bukanlah bengkel sipil biasa, melainkan fasilitas penyamaran yang digunakan untuk perakitan komponen drone dan pemeliharaan kendaraan taktis militer. Ledakan besar dilaporkan terdengar di lokasi tersebut, meskipun pemerintah Iran hingga kini masih menutup rapat informasi mengenai total kerugian dan korban jiwa di pihak mereka.
Kondisi di Tel Aviv pascaserangan digambarkan sangat mencekam. Beberapa gedung perkantoran dan infrastruktur publik dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga porak-poranda. Layanan darurat dikerahkan sepanjang malam untuk memadamkan api dan mengevakuasi warga yang terjebak di bawah reruntuhan.
"Itu adalah serangan langsung oleh rudal Iran," kata Ohad Moyal, komandan dari Komando Pertahanan Dalam Negeri militer setempat, dilansir dari laman CNN Indoesia.
Di sisi lain, jatuhnya rudal di area pedesaan mengakibatkan 11 orang terluka, termasuk beberapa anak-anak. Hal ini memicu kecaman internasional yang mendesak kedua belah pihak untuk menahan diri guna menghindari perang terbuka skala penuh di kawasan tersebut.
Dewan Keamanan PBB dijadwalkan akan menggelar pertemuan darurat untuk membahas situasi terkini. Amerika Serikat menegaskan komitmennya untuk membela keamanan Israel, sementara Rusia dan China menyerukan agar semua pihak kembali ke koridor negosiasi.
Situasi di Timur Tengah kini berada di ujung tanduk. Dengan keberadaan rudal hipersonik Iran yang terbukti mampu menjangkau jantung Tel Aviv dan serangan balasan Israel yang masuk jauh ke wilayah Iran, harapan akan gencatan senjata tampak kian menjauh. Fokus dunia kini tertuju pada apakah eskalasi ini akan berkembang menjadi konflik regional yang lebih luas atau justru menjadi titik balik bagi perundingan baru yang lebih serius.
Next News

Buntut Pembatalan Bebas Bersyarat Indra Kenz & Bechi, Kemenkumham Periksa Seluruh Petugas Lapas!
15 hours ago

Harga Minyak Dunia Meroket, Indonesia Bersiap Hadapi Imbas Inflasi dan Beban Subsidi.
15 hours ago

Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Level III Siaga, Warga Dimbau Tak Panik
8 hours ago

Rumah Dinas Perwira TNI Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Warga Sipil Diamankan
8 hours ago

Rombongan Pemuda Bawa Celurit Nabrak Gerobak Sate di Kedungwuni, Satu Meninggal Dunia
11 hours ago

Geger Belatung di Menu Makan Bergizi Gratis Banyuwangi, SPPG Beri Klarifikasi
a day ago

Kasus Pengeroyokan Usai SKNC 2026 Memanjang, Polisi Tetapkan 9 Tersangka
a day ago

MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran, Tim Hukum Dorong Pemakzulan ke DPR
a day ago

Sembunyikan Sabu di Ayam Goreng Krispi, Nenek di Surabaya Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Lapas Porong
2 days ago

Gibran Tanggapi Putusan MK Soal Gugatan Ijazah, Tegaskan Lulus SMA dan Tetap Fokus Bekerja
2 days ago





