Selasa, 25 Agustus 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Rahasia Umur Panjang Hiu Greenland Terungkap, Organ Tubuh Tetap Prima Hingga Usia 400 Tahun

Admin WGM - Wednesday, 05 August 2026 | 01:30 PM

Background
Rahasia Umur Panjang Hiu Greenland Terungkap, Organ Tubuh Tetap Prima Hingga Usia 400 Tahun
Mata hiu Greenland tetap berfungsi (Wikimedia Commens via Detik.com /)

Peneliti internasional berhasil mengungkap tabir rahasia ketahanan hidup hiu Greenland yang mampu bertahan hingga mencapai usia empat ratus tahun di perairan dingin Arktik. Temuan ilmiah terbaru tersebut mematahkan anggapan lama bahwa spesies vertebrata tertua di Bumi ini mengalami penurunan fungsi organ akibat proses penuaan ekstrem.

Berdasarkan laporan ilmiah dalam jurnal Nature Communications, para ahli menganalisis organ jantung serta sistem penglihatan hiu Greenland melalui metode biologi molekuler secara mendalam. Hasil pengujian menunjukkan bahwa jaringan retina mata serta otot jantung hewan pemangsa tersebut tetap mampu berfungsi secara optimal tanpa mengalami degenerasi sel secara masif.

Selama bertahun-tahun, hiu Greenland sempat diduga mengalami kebutaan akibat infeksi parasit krustasea yang menempel erat pada bagian kornea mata. Namun, analisis genomik membuktikan bahwa jalur visual serta gen pendeteksi cahaya redup pada retina hiu tersebut tetap aktif bekerja di kegelapan laut dalam.

Laju metabolisme tubuh yang sangat lambat menjadi faktor kunci utama yang memungkinkan hiu Greenland tumbuh secara bertahap sekitar satu sentimeter setiap tahun. Kecepatan metabolisme yang amat rendah tersebut membantu meminimalkan risiko kerusakan seluler akibat dampak stres oksidatif serta penumpukan sisa pembuangan kimiawi.

Pemeriksaan mikroskopis pada organ jantung hiu Greenland memang menemukan keberadaan jaringan parut serta penumpukan pigmen penuaan lipofuscin dalam jumlah besar. Meskipun demikian, organ pemompa darah vital tersebut terbukti tetap sanggup bekerja secara stabil untuk menunjang aktivitas berburu di perairan yang membeku.

Guna memperkuat temuan riset, para ilmuwan membandingkan kondisi biologis hiu Greenland dengan beberapa spesies ikan yang memiliki masa hidup jauh lebih singkat. Hasil studi perbandingan menegaskan bahwa daya tahan organ hiu Greenland merupakan bentuk adaptasi genetik khusus, bukan sekadar dampak lingkungan laut dingin.

Temuan mengenai keandalan sel retina dan organ vital hiu Greenland kini menjadi fokus perhatian baru dalam dunia riset kesehatan global. Para peneliti berharap mekanisme perlindungan sel alami dari hewan ini dapat memberikan wawasan baru bagi pengembangan terapi pencegahan penyakit degeneratif pada manusia.

Riset ilmiah lanjutan masih terus dilakukan oleh tim ahli guna mengisolasi struktur genetik spesifik yang mengatur umur panjang sang predator Arktik. Pemahaman utuh mengenai mekanisme biologis penuaan hiu ini diyakini bakal membuka jalan baru dalam studi biologi penuaan modern di masa depan.