Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras: Hati-Hati, Saya Tahu Siapa yang Bayar-Bayar Demo
Admin WGM - Thursday, 25 June 2026 | 04:30 PM


Presiden Prabowo Subianto melayangkan peringatan yang sangat keras dan menohok kepada sejumlah pihak yang diduga kuat menjadi dalang atau aktor intelektual di balik aksi-aksi demonstrasi bayaran. Pernyataan tegas ini disampaikan secara terbuka di hadapan publik guna merespons dinamika situasi politik nasional yang belakangan ini diwarnai oleh gelombang unjuk rasa di berbagai titik strategis. Prabowo secara blak-blakan menegaskan bahwa pihak intelijen dan pemerintah telah mengantongi identitas lengkap para penyandang dana aksi tersebut.
Dalam pengumuman peringatannya, Presiden Prabowo meminta kepada oknum-oknum yang mencoba memperkeruh suasana stabilitas keamanan nasional untuk segera menghentikan manuver politik kotor mereka. Mantan Menteri Pertahanan tersebut menyatakan dengan nada tinggi, "Hati-hati, saya tahu siapa yang bayar-bayar demo." Ungkapan ini menjadi sinyal kuat bahwa pihak Istana Kepresidenan tidak akan tinggal diam terhadap upaya-upaya sistematis yang berniat menggoyang roda pemerintahan melalui pergerakan massa yang dimobilisasi secara ilegal menggunakan kekuatan uang.
Presiden Prabowo mengindikasikan bahwa demonstrasi merupakan hak konstitusional warga negara yang dilindungi undang-undang, asalkan murni lahir dari aspirasi rakyat demi perbaikan bangsa. Namun, pemerintah mengecam keras jika aksi unjuk rasa tersebut telah ditunggangi oleh kepentingan politik kelompok tertentu dengan cara menyuap atau membayar para demonstran, termasuk di antaranya oknum mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya. Praktik ini dinilai mencederai nilai demokrasi dan merusak ketertiban umum.
Langkah tegas yang ditunjukkan oleh Kepala Negara ini segera memicu reaksi luas dari berbagai kalangan, mulai dari pengamat politik hingga jajaran aparat penegak hukum. Pemerintah melalui badan intelijen dan kepolisian kini dikabarkan tengah memperketat pengawasan terhadap aliran dana mencurigakan yang diduga dialokasikan untuk membiayai aksi-aksi massa di lapangan. Fokus utama penegak hukum saat ini adalah menjaga agar iklim sosial-politik di dalam negeri tetap kondusif demi kelancaran agenda pembangunan nasional.
Melalui peringatan terbuka ini, Presiden Prabowo Subianto ingin mengirimkan pesan yang jelas kepada seluruh elite politik dan aktor di balik layar: pemerintah memegang kendali penuh atas informasi keamanan dan tidak akan ragu untuk mengambil tindakan hukum yang tegas jika batas-batas stabilitas negara mulai dilanggar. Publik kini menunggu langkah konkret selanjutnya dari aparat penegak hukum dalam membongkar secara tuntas aliran dana unjuk rasa bayaran yang telah diwanti-wanti oleh sang Presiden.
Next News

Anak Tukang Becak Menangis Terancam Batal Kuliah, Imbas Ayahnya Mendadak Masuk Desil 9
11 hours ago

Wakil Ketua Gerindra Banyumas Jadi Perantara Uang Rp650 Juta dalam Kasus Korupsi Unsoed
11 hours ago

Bus Rombongan Pati Dilempari Batu di Tol Japek, Polisi Klarifikasi Soal Botok
11 hours ago

Harga Minyak Dunia Merosot ke US$ 93 di Tengah Panasnya Rencana Sanksi Baru AS ke Iran
12 hours ago

Polemik Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Dari Sorotan Waketum MUI hingga Insiden Pelemparan Bus
14 hours ago

Polda Metro Luruskan Isu Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Bukan Diblokir
15 hours ago

Bukan Cuma Dongeng: Cara Seru Menceritakan Sirah Nabawiyah pada Anak di Rumah
15 hours ago

Unsoed Gempar! Rektor Tersangka KPK Kasus Jalur Mandiri, Prof Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt.
a day ago

Tiba di Pekanbaru Disambut Asap, Prabowo Ancam Bawa Pelaku "Modus Mancing" ke Jakarta!
a day ago

Sumber Air Menyusut, BNPB Ungkap Pemadaman Karhutla Makin Sulit
2 days ago





