Presiden Prabowo Tunjuk Haji Isam Pimpin Penanganan Karhutla di Kalsel
Admin WGM - Sunday, 23 August 2026 | 02:17 PM


Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberikan mandat khusus kepada pengusaha nasional Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam untuk memimpin serta mengoordinasikan operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Selatan. Penunjukan instruktif ini dilakukan guna mempercepat langkah penanggulangan bencana karhutla yang kian meluas serta berpotensi memicu timbulnya kabut asap yang dapat mengganggu aktivitas harian masyarakat setempat.
Haji Isam yang dipercaya menjalankan peran strategis tersebut menerima perintah langsung pada Sabtu (22/8/2026) untuk segera meninjau kondisi riil dan bergerak aktif di lapangan. Langkah penugasan cepat ini diambil oleh pemerintah pusat guna memperkuat jalur koordinasi serta sinergisitas lintas instansi antara elemen sipil, aparat keamanan, dan pemerintah daerah.
Usai menerima mandat tersebut, Haji Isam langsung menggelar rapat koordinasi darurat bersama Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali beserta jajaran Forkopimda Kalimantan Selatan. Pertemuan konsolidasi tingkat tinggi ini membahas pemetaan titik api yang paling kritis serta penentuan taktik pemadaman terpadu agar seluruh proses penanganan dapat berjalan lebih efektif.
Ribuan personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, hingga jaringan relawan pemadam kebakaran kini telah diturunkan secara masif ke berbagai wilayah titik lokasi kebakaran. Penyisiran darat serta penyemprotan titik api terus dimaksimalkan dengan mengandalkan dukungan beragam peralatan berat serta puluhan unit armada pemadam kebakaran.
Haji Isam bersama rombongan pejabat daerah juga memantau langsung kondisi lapangan di kawasan Guntung Damar, Kota Banjarbaru, yang menjadi salah satu lokasi dengan sebaran titik api paling mengkhawatirkan. Wilayah tersebut mendapat prioritas penanganan ekstra dari tim gabungan lantaran lokasinya yang berdekatan langsung dengan objek vital nasional Bandara Internasional Syamsudin Noor.
Selain memaksimalkan pergerakan tim pemadam di jalur darat, operasi darurat ini turut mendapat dukungan penuh melalui pengoperasian armada pesawat udara untuk pelaksanaan modifikasi cuaca dan penyiraman air dari udara. Efektivitas pemadaman lewat jalur udara menjadi kunci krusial mengingat sebagian besar area kebakaran melanda kawasan lahan gambut tebal yang sangat sulit dijangkau moda transportasi darat.
Presiden Prabowo juga memberikan penekanan keras bahwa pihak pemerintah tidak akan ragu menindak tegas pihak korporasi apabila terbukti melakukan pelanggaran hukum atau kesengajaan dalam memicu kebakaran hutan. Sikap tegas tersebut diharapkan mampu memberikan efek jera yang nyata sekaligus mencegah berulangnya bencana ekologis serupa di wilayah Kalimantan pada masa-masa mendatang.
Next News

Buntut Pembatalan Bebas Bersyarat Indra Kenz & Bechi, Kemenkumham Periksa Seluruh Petugas Lapas!
18 hours ago

Harga Minyak Dunia Meroket, Indonesia Bersiap Hadapi Imbas Inflasi dan Beban Subsidi.
18 hours ago

Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Level III Siaga, Warga Dimbau Tak Panik
11 hours ago

Rumah Dinas Perwira TNI Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Warga Sipil Diamankan
11 hours ago

Rombongan Pemuda Bawa Celurit Nabrak Gerobak Sate di Kedungwuni, Satu Meninggal Dunia
14 hours ago

Geger Belatung di Menu Makan Bergizi Gratis Banyuwangi, SPPG Beri Klarifikasi
a day ago

Kasus Pengeroyokan Usai SKNC 2026 Memanjang, Polisi Tetapkan 9 Tersangka
a day ago

MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran, Tim Hukum Dorong Pemakzulan ke DPR
a day ago

Sembunyikan Sabu di Ayam Goreng Krispi, Nenek di Surabaya Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Lapas Porong
2 days ago

Gibran Tanggapi Putusan MK Soal Gugatan Ijazah, Tegaskan Lulus SMA dan Tetap Fokus Bekerja
2 days ago





