Peringatan Hari Jadi Kota Pekalongan 120 Tahun Penuh Makna dan Berdampak
Trista - Wednesday, 01 April 2026 | 10:45 AM


Pemerintah Kota Pekalongan resmi membuka rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Pekalongan ke-120 yang mengusung tema Pekalongan Sejahtera Berkelanjutan dilaksanakan secara khidmat dan berdampak. Momentum ini dijadikan refleksi pemerintahan sepanjang perjalanan dan pengabdian Kota Pekalongan untuk warganya dengan tetap menjaga identitas budaya sekaligus meningkatkan transformasi ekonomi.
Rangkaian acara dibuka dengan Khotmil Quran kemudian dilanjutkan untuk pelepasan bantuan pangan ke 27 kelurahan di Kota Pekalongan, Istigosah, dan Penyerahan Sertifikat (Bank Indonesia, KTP, dll). Dalam rangka hari jadi Kota Pekalongan, pemerintah juga mengadakan Gerakan Pangan Murah didukung oleh Dinas Pertanian dan Pangan serta difasilitasi oleh Bank Indonesia Tegal.
"Program Gerakan Pangan Murah masih tetap dinantikan masyarakat untuk mendapatkan harga pangan yang wajar dan terjangkau," ungkap Lili perwakilan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan, Rabu (1/4/2026).

Acara dilanjutkan dengan Sidang Paripurna DPRD, agenda peletakan batu pertama untuk pembangunan Gedung Pemkot dan DPRD, setelah itu melakukan ziarah dan kunjungan kepada Mantan Walikota Kota Pekalongan. Tahun ini, pemerintah Kota Pekalongan berfokus pada program berkelanjutan dan memaksimalkan APBD terhadap pembangunan kota.
"Tidak ada perayaan, acaranya sederhana tapi insyaallah penuh makna.Tahun kemarin itu lebih "Wah" (ramai perayaan), dalam arti ada konser musik, pawai tapi ini karena situasi dan kondisi saudara kita yang masih kebanjiran di pasar sari dan sekitarnya. Saya rasa kurang tepat kalau kita beruforia hari jadi ini," ungkap Achmad Afzan Arslan Djunaid, Walikota Pekalongan saat ditemui di komplek Gor Jetayu Pekalongan, Rabu (1/4/2026).

Tema Sejahtera Berkelanjutan menjadi komitmen pemerintah Kota Pekalongan untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat baik melalui pemberdayaan manusia, pangan, hingga fasilitas umum. Pada masa jabatan di periode terakhir Achmad Afzan Djunaid atau lebih dikenal dengan Aaf menyampaikan bahwa momentum Hari Jadi Kota Pekalongan ini dapat mewujudkan visi dan misi dapat diteruskan untuk kepala daerah selanjutnya.
"Saya harap, visi, misi, dan program yang Saya rancang dapat dilanjutkan oleh pemerintah selanjutnya walaupun tidak bisa selesai di periode Saya. Permasalahan di Kota Pekalongan sudah sangat berat jadi kalau tidak berkelanjutan tidak akan selesai," jelas Aaf lebih lanjut.
Hal ini juga terjadi karena adanya efisiensi dana pemerintah di Kota Pekalongan sebesar Rp 194 miliar yang berdampak pada perencanaan pembangunan. Namun, pelayanan terhadap masyarakat di sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial pemerintah masih mengedepankan dan berkomitmen penuh.
Next News

Anak Tukang Becak Menangis Terancam Batal Kuliah, Imbas Ayahnya Mendadak Masuk Desil 9
12 minutes ago

Wakil Ketua Gerindra Banyumas Jadi Perantara Uang Rp650 Juta dalam Kasus Korupsi Unsoed
18 minutes ago

Bus Rombongan Pati Dilempari Batu di Tol Japek, Polisi Klarifikasi Soal Botok
32 minutes ago

Harga Minyak Dunia Merosot ke US$ 93 di Tengah Panasnya Rencana Sanksi Baru AS ke Iran
2 hours ago

Polemik Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Dari Sorotan Waketum MUI hingga Insiden Pelemparan Bus
4 hours ago

Polda Metro Luruskan Isu Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Bukan Diblokir
4 hours ago

Bukan Cuma Dongeng: Cara Seru Menceritakan Sirah Nabawiyah pada Anak di Rumah
4 hours ago

Unsoed Gempar! Rektor Tersangka KPK Kasus Jalur Mandiri, Prof Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt.
a day ago

Tiba di Pekanbaru Disambut Asap, Prabowo Ancam Bawa Pelaku "Modus Mancing" ke Jakarta!
a day ago

Sumber Air Menyusut, BNPB Ungkap Pemadaman Karhutla Makin Sulit
a day ago





