Panas! Abu Janda Berikan Ujaran Sentimen Terhadap Feri Amsari yang Berujung Pengusiran di Studio iNews
Admin WGM - Thursday, 12 March 2026 | 01:51 PM


Diskusi panas dalam program Rakyat Bersuara iNews TV menuai perbincangan publik dengan kehadiran narasumber yang tidak mengikuti etika dalam diskusi. Narasumber tersebut yakni Permadi Arya, alias Abu Janda, sebagai pegiat media yang melontarkan kata tidak pantas kepada pakar hukum tata negara Feri Amsari saat beradu argumen terkait dampak perang Amerika Serikat-Israel dan Iran hingga topik Palestina.
Situasi semakin memanas ketika lontaran tersebut meluas hingga partisipan diskusi yaitu Prof. Dr. Ikrar Nusa Bhakti, Mantan Duta Besar Indonesia didasari dengan keterlibatan negara dalam Board of Peace (BoP) dan memiliki sentimen anti Amerika tanpa dasar yang jelas. Hal ini memicu amarah pemandu acara, Aiman Witjaksono yang meminta Abu Janda untuk segera meninggalkan forum diskusi.
"Saya ingatkan kepada bang Aiman ini ruang publik, ini sinyal publik, omongan seperti itu wajib hukumnya bagi Anda mengusir dia secara konstitusional," ujar Feri Amsari, dilansir dari laman Youtube iNews (11/3/2026).
"Saya peringatkan Anda kalau Anda tidak bisa tertib, keluar," ungkap peringatan Aiman pada jeda diskusi Rakyat Bersuara.
Perdebatan diskusi dipicu oleh pembahasan terkait sejarah Amerika dalam Konferensi Meja Bundar pada tahun 1948-1949 yang menjadi tolak ukur "langkah perdamaian" menurut Abu Janda. Argumen ini dibantah Ikrar Nusa Bhakti yang menjelaskan untuk Abu Janda lebih banyak membaca buku sebelum memberikan argumen.
"Oh iya ini anda juga baca sejarah doong. Coba baca buku Nationalism and Revolution in Indonesia karya George McTurnan Kahin, di situ dijelaskan mengapa Amerika turun tangan. Karena ketakutan Amerika bahwa Indonesia akan jatuh ke tangan komunis," ujar Ikrar dilansir dari laman CNN Indonesia (11/3/2026).
Abu Janda semakin memanas ketika banyak dari narasumber yang kredibel dan kompeten dalam bidang ketatanegaraan ini menilai bahwa argumennya merupakan sesat pikir dalam menelaah sejarah dan mengkaitkan dengan kondisi saat ini. Abu Janda menyoroti keputusan bergabungnya Presiden Prabowo Subianto dengan BoP sebagai langkah yang tepat.
"Jangan bawa-bawa perasaan pak, lu (Ikrar) enggak suka Amerika, Bang Feri tidak suka sama Trump, lu enggak suka sama Israel, itu perasaan lo semua, gue engak ada urusan sama perasaan lu anj*ng," teriak Abu Janda.
Sementara itu, Feri Amsari menganggap langkah politik tersebut tidak etis, mengingat Israel juga terlibat dalam organisasi bentukan Trump tersebut. Faktanya, Israel menjadi dalang dari segala kejahatan perang di Palestina sejak puluhan tahun lalu. Feri mengingatkan jasa Plestina melalui salah satu bangsawan Palestin, Muhammad Ali Taher yang menyumbangkan seluruh uangnya di Bank Arab untuk mendukung kemerdekaan Indonesia.
Diskusi ini menjadi perbincangan publik yang melihat argumen dan aksi Abu Janda tidak didasari dengan sumber kredibel yang kuat. Pasalnya saat dimintai keterangan sumber, dirinya tidak bisa menyebutkan.
Next News

Kejagung Menyita Aset Rp8,4 Miliar Eks Kepala BGN Dadan Hindayana yang Disembunyikan di Mobil
6 minutes ago

Terekam CCTV Berhubungan Seks di Sekolah, Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Dijatuhi Sanksi
12 minutes ago

Belasan Rumah di Aspol Polsek Semarang Utara Hangus Terbakar, Diduga Akibat Kelalaian
an hour ago

Batal Dipecat! 2 Prajurit Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS Disunat Hukuman, Menteri HAM Mendesak Kasasi!
a day ago

Penyingkapan Kasus Pembunuhan Mozza di Semarang Terungkap Usai Penemuan Kerangka di Jurang Tol Jangli
a day ago

Kebakaran Lapak Plastik Srengseng Ancam Permukiman Warga
a day ago

Jendela dan Tembok Bergetar Dini Hari, Dentuman Erupsi Anak Krakatau Gegerkan Warga!
a day ago

Dukungan Antarpetugas di Lereng Curam, Tim Gabungan Jinakkan Kebakaran Hutan Petungkriyono
a day ago

Perkuat Industri Maritim, Presiden Putin Tawari Prabowo Kapal Pengolah Ikan Modern.
2 days ago

Geger Penemuan Mayat Bayi Perempuan Terkubur Kain Daster di Bandungan Semarang
2 days ago




