Selasa, 25 Agustus 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Menuju Indonesia Emas 2045, Tax Payer Community Ingatkan Pentingnya Basis Pajak yang Kuat

Admin WGM - Thursday, 16 July 2026 | 07:30 PM

Background
Menuju Indonesia Emas 2045, Tax Payer Community Ingatkan Pentingnya Basis Pajak yang Kuat
Integritas pegawai pajak (Akurat.co /)

Peringatan Hari Pajak 2026 menjadi momentum penting bagi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur II untuk memperkuat fondasi internal organisasi. Dalam komitmen terbarunya, otoritas perpajakan tersebut menekankan pentingnya menjaga integritas pegawai demi meningkatkan kepercayaan masyarakat dan efektivitas pemungutan pendapatan negara. Sejalan dengan upaya tersebut, keterlibatan aktif elemen masyarakat seperti Tax Payer Community dinilai sangat krusial dalam mengawal kebijakan fiskal yang sehat. Komunitas ini mengingatkan bahwa visi besar Indonesia Emas 2045 hanya akan terwujud apabila negara berhasil membangun basis pajak yang kuat dan berkelanjutan dari sekarang. Pentingnya aspek kepatuhan juga ditegaskan oleh Anggota Bawaslu RI, Rachmat Lihusnu, yang menyoroti korelasi erat antara sektor perpajakan dan tata kelola lembaga negara. Ia menyatakan bahwa tingkat kepatuhan pajak yang tinggi di kalangan aparatur sipil secara langsung akan memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Melalui integrasi nilai kesadaran fiskal ini, diharapkan budaya taat pajak tidak lagi dipandang sebagai sebuah beban legal formal semata. Sebaliknya, hal tersebut harus bertransformasi menjadi bentuk kontribusi nyata warga negara dalam mendorong transparansi dan mendukung program pembangunan nasional. Di sisi lain, DJP juga memberikan apresiasi tinggi terhadap prestasi akademik di bidang fiskal dengan resmi menetapkan para pemenang Lomba Menulis Artikel (LMA) Perpajakan 2026. Ajang bergengsi ini sukses menjaring gagasan-gagasan segar serta inovasi pemikiran dari masyarakat luas guna memodernisasi sistem perpajakan tanah air. Melalui sinergi antara penguatan integritas internal pegawai, apresiasi karya ilmiah, dan peningkatan kepatuhan publik, pemerintah optimistis target penerimaan negara dapat tercapai optimal. Keterlibatan seluruh pemangku kepentingan ini diyakini mampu membawa sistem perpajakan Indonesia menuju arah yang lebih mandiri dan berkeadilan.