Kudus Segera Miliki SD Berstandar Global, Buka Kelas Internasional Bekerja Sama dengan Cambridge
Admin WGM - Monday, 15 June 2026 | 09:17 AM


KABUPATEN KUDUS – Dunia pendidikan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kembali mencatat langkah maju dengan hadirnya program kelas internasional di tingkat sekolah dasar. Program tersebut diwujudkan melalui pembukaan International Class Program (ICP) di SD Aisyiyah Multilingual Darussalam (SDA Mulida) Kudus yang bekerja sama dengan Cambridge University Press.
Peresmian program ICP yang berlangsung di Desa Getassrabi, Kecamatan Gebog, pada Sabtu, turut dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. Kehadiran program ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang memiliki daya saing global, terutama dalam penguasaan bahasa Inggris dan kemampuan akademik.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu'ti menyampaikan apresiasinya terhadap SDA Mulida yang berani menghadirkan kelas internasional meski berada di kawasan pedesaan yang dikelilingi area persawahan. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen kuat untuk menghadirkan pendidikan berkualitas bagi masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah tersebut akan mulai membuka satu kelas internasional sebagai tahap awal pengembangan program. Meski belum diterapkan di seluruh kelas, keberadaan ICP dinilai sebagai upaya penting dalam menyiapkan peserta didik dengan standar pendidikan bertaraf internasional.
Menurut Abdul Mu'ti, program yang dijalankan SDA Mulida sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional. Pemerintah, kata dia, mendorong lahirnya sekolah-sekolah berkualitas internasional yang tetap dapat diakses masyarakat dengan biaya yang terjangkau.
Ia berharap kehadiran kelas internasional tersebut dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik untuk memiliki cita-cita yang lebih besar dan mempersiapkan diri sejak dini melalui peningkatan kemampuan bahasa serta kompetensi akademik.
Selain itu, Abdul Mu'ti menilai peran lembaga pendidikan swasta sangat penting dalam mendukung program pemerintah di bidang pendidikan. Melalui kolaborasi dan partisipasi masyarakat, sekolah-sekolah swasta dapat ikut menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu dan menjangkau lebih banyak siswa.
Menurutnya, semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat dalam mengelola pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan visi pendidikan berkualitas untuk semua.
Ia juga berharap keberadaan sekolah berstandar global di wilayah pedesaan mampu membuka wawasan peserta didik untuk meraih kesempatan yang lebih luas di masa depan. Dengan pendidikan yang baik, anak-anak di daerah memiliki peluang yang sama untuk berprestasi hingga tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Wakil Kepala SDA Mulida Kudus, Ulin Niam, mengungkapkan bahwa persiapan menuju pembukaan kelas internasional telah dilakukan sejak satu tahun terakhir melalui pengembangan kelas bilingual.
Menurutnya, sekolah juga mendapatkan dukungan fasilitas berupa meja dan kursi dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui kerja sama dengan Lazismu Kudus. Bantuan tersebut menjadi salah satu penunjang dalam menghadirkan ruang belajar yang nyaman bagi siswa.
Pada tahun ajaran baru 2026/2027, SDA Mulida akan membuka empat rombongan belajar untuk peserta didik baru. Dari jumlah tersebut, tiga kelas akan menggunakan sistem reguler, sedangkan satu kelas khusus akan menerapkan International Class Program (ICP).
Kelas internasional tersebut direncanakan memiliki kapasitas sebanyak 28 siswa. Melalui program ini, sekolah berharap dapat menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kompetitif dengan standar internasional tanpa harus meninggalkan nilai-nilai pendidikan lokal yang telah menjadi ciri khas sekolah.
Dengan hadirnya ICP di SDA Mulida, Kabupaten Kudus semakin menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan generasi muda yang siap bersaing di tingkat global.
Next News

Disekap Pacar 3 Tahun Hingga Buta Permanen, Pelaku Masih Jadi Buron Polisi
in 3 hours

Niat Minta Bantuan Pengobatan Anak, Dugaan Kekerasan oleh Ibu Tiri Terungkap di Batam
in 2 hours

Selat Hormuz Tiba-Tiba Ditutup! Konflik Israel–Lebanon Diduga Jadi Pemicu
in an hour

Pria Diduga Pencuri Tutup Hidran di Batam Ditangkap, Polisi Amankan Penadah
2 hours ago

Jawa Tengah Dinilai Berpeluang Jadi Pusat Investasi dan Logistik Berkelas Dunia
2 hours ago

Butuh Rp5.000 Triliun untuk Rekonstruksi, AS dan Qatar Kaji Pencairan Aset Raksasa Milik Iran
in 4 hours

Polos tapi Krusial, Kesaksian Anak 5 Tahun Bongkar Misteri Pembunuhan Ibunya di Tambora
in 2 hours

Kesehatan Drop Pascapemeriksaan, Tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilarikan ke RS Polri
in an hour

Gencatan Senjata Gagal, Serangan Israel Tewaskan 11 Orang dan Komandan Lapis Baja Gugur di Lebanon
in 25 minutes

Siapkan Tisu, 5 Rekomendasi Film Bertema Perjuangan Ayah Ini Bakal Bikin Kamu Auto Kangen Rumah
in 4 hours





