Senin, 6 April 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Krisis Ruang Aman Bersuara, Presiden Prabowo Buka Dialog Pertama Kali Sepanjang Tahun 2026

Trista - Friday, 20 March 2026 | 11:19 AM

Background
Krisis Ruang Aman Bersuara, Presiden Prabowo Buka Dialog Pertama Kali Sepanjang Tahun 2026
Diskusi Prabowo Subianto dengan beberapa jurnalis senior (Youtube Najwa Shihab /)

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, untuk pertama kali pada tahun 2026, membuka dialog bersama Najwa Shihab dan sederet jurnalis senior melalui program Mata Najwa yang secara eksklusif disiarkan melalui kanal YouTube Narasi TV (19/3/2026). Dalam dialog ini, Presiden Prabowo menjawab beberapa topik yang tengah ramai di masyarakat meliputi penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus, keterlibatan Indonesia dengan BoP, program MBG, dan dampak perang antara Iran dan aliansi Israel-Amerika Serikat. 

Salah satu poin utama yang disorot adalah respons Prabowo terhadap kritik dari kalangan aktivis mengenai penyerangan prajurit TNI terhadap Andrie Yunus yang diduga akibat dari penekanan atas RUU TNI. Menanggapi perkara ini, Prabowo menyampaikan akan terus mengusut tuntas hingga menemukan pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku. 

"Harus kita usut, bukan hanya pelaku lapangan, tapi siapa yang suruh, siapa yang bayar, usut sampai aktornya," ungkap Prabowo dikutip dari tayangan Youtube Narasi, Hambalang, Selasa (17/3/2026). 

Namun, pernyataan ini disanggah oleh Najwa Shihab menyinggung pola kasus teror yang terus berulang dan tidak pernah terungkap sampai yang memberikan perintah, hanya sebatas pelaku di lapangan. Terkait dengan isu keterlibatan Indonesia dengan BoP dalam kondisi konflik Timur Tengah yang semakin memanas, Prabowo menjawab desakan publik untuk mundur dari keanggotaan BoP dari sudut pandang diplomatik. 

"Setelah terjadi perang begini, kita konsultasi, tapi de facto nya adalah everything on hold (semuanya ditangguhkan). Ya saya sudah umumkan, Menteri Luar Negeri sudah umumkan bahwa sekarang kita tangguhkan. On hold, sampai penjelasan lebih jelas," ungkap Prabowo. 

Lebih lanjut, dalam konteks program MBG yang sedang berjalan, Prabowo menyampaikan pihaknya telah melakukan tindakan tegas bagi SPPG yang tidak berjalan dengan baik, lebih dari 1000 dapur ditutup sebagai bentuk nyata program "tanpa paksaan". Masyarakat dapat mengawal dan menegur dapur MBG secara langsung untuk dikoreksi apabila tidak sesuai dengan standar kesehatan dan kebutuhan gizi bagi penerima manfaat. 

Sementara itu, dalam konteks demonstrasi Agustus 2025 lalu yang menangkap ratusan mahasiswa sebagai tahanan demo menyoroti ruang aman bagi masyarakat untuk bersuara tidak lagi berjalan semestinya. Najwa menimpali bahwa kritik yang hadir di masyarakat merupakan keinginan untuk mengubah rezim yang dinilai tidak berpihak dan mendengar suara rakyat. 

"Jelas waktu Agustus (2025) makar, dia mau bakar gedung DPR, kantor gubernur, institusi pemerintahan mau dibakar, that's (itu) makar. Bikin kerusuhan, bawa bom molotov," ungkap Prabowo. 

Aksi demonstrasi Agustus 2025 lalu dianggap Presiden Prabowo sebagai makar karena berusaha untuk melakukan penyerangan terhadap keamanan negara, menjatuhkan pemerintahan yang sah, hingga membunuh kepala negara dengan dalih menyuarakan aspirasi. Kemudian, Prabowo menanyakan atas kerusuhan tersebut apakah ada yang mengkritik dan menolak kenyataan bahwa di lapangan masyarakat turut mengecam tindakan kekerasan tersebut. 

Topik sensitif ini sempat hendak terhenti karena Hasan Nasbi, Moderator merasa diskusi telah melampaui batas. Namun hal ini ditelak oleh Prabowo sebagai kesempatan untuk menjawab pertanyaan masyarakat. Prabowo menambahkan bahwa janjinya untuk mengabdi bersama rakyat masih ada waktu selama masih dalam pemerintahannya.