Minggu, 5 April 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Korban Ledakan Petasan Kembali Terjadi di Pekalongan, 2 Korban Putus Tangan dan 1 luka Ringan

Trista - Monday, 23 March 2026 | 05:53 PM

Background
Korban Ledakan Petasan Kembali Terjadi di Pekalongan, 2 Korban Putus Tangan dan 1 luka Ringan
Ledakan petasan Kertoharjo Pekalongan Selatan (Istimewa /Mei )

Sebuah ledakan keras diduga dari bahan pembuatan petasan mengguncang pemukiman warga sekitar pukul 14.00 WIB di Kertoharjo, Kuripan Kidul, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan (23/3/2026). Insiden tragis ini mengakibatkan dua korban terluka parah dengan satu korban luka ringan di bagian kaki dengan usia di bawah 17 tahun semua.   

"Kejadian sekitar jam dua siang, waktu itu saya di rumah dan lagi santai, terus terdengar suara ledakan keras sekitar 200 meter dari rumah saya," ungkap Saiful, saksi mata kejadian kepada WGM, Senin (23/3/2026). 

Kronologi insiden diketahui bahwa korban sedang meracik bahan peledak untuk kemudian menjadi petasan yang diledakkan. Saat kejadian, Saiful menyebutkan korban ditemukan masih dalam keadaan sadar dan segera menghubungi keluarga dan warga untuk melakukan pertolongan pertama. 

"Saya langsung ke lokasi dan melihat ada tiga korban yang tergeletak, dua diantaranya luka parah yang satu luka ringan. Dua korban luka parah mengalami keputusan pada tangan bagian kiri, sedangkan yang luka ringan terkena di kaki," tutur Saiful. 

Pihak kepolisian dari Polres Pekalongan tiba di lokasi yang diduga warga datang karena suara ledakan yang keras hingga menyebabkan sejumlah warga merasa rumahnya bergetar. Berdasarkan informasi, kini ketiga korban tengah dilarikan ke RSUD Bendan untuk mendapatkan penanganan medis. 

Hingga berita ini diturunkan, baik keluarga maupun kepolisian setempat belum memberikan informasi secara resmi terkait dengan kondisi korban saat ini. Insiden ini bukan pertama kalinya terjadi di Kota Pekalongan, sebelumnya (21/3/2026) insiden serupa terjadi di Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan yang mengakibatkan 9 orang menderita luka. 

"Ya akibat petasan. Yang luka parah ada empat yang paling parah ini. Yang terakhir dibawa itu," ungkap Edi Purnomo, Ketua RT setempat, dilansir dari laman Liputan6 , Sabtu (21/3/2026). 

Insiden ini menjadi peringatan keras bagi warga lainnya di wilayah Pekalongan untuk mematuhi larangan pembuatan petasan rakitan. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan berencana akan memperketat razia bahan peledak guna mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang.