Selasa, 25 Agustus 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Kopdes Jadi Penyalur Tunggal Barang Subsidi, Purbaya Jamin Pengurus Koperasi Bakal Untung Pasti!

Admin WGM - Saturday, 18 July 2026 | 03:00 PM

Background
Kopdes Jadi Penyalur Tunggal Barang Subsidi, Purbaya Jamin Pengurus Koperasi Bakal Untung Pasti!
Kopdes Merah Putih penyalur subsidi (PANRB /)

Pemerintah secara resmi menetapkan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai penyalur tunggal serta offtaker utama untuk seluruh barang subsidi di tingkat desa. Kebijakan strategis ini diperkuat melalui operasionalisasi Komite Desa dan Kemitraan Masyarakat Produktif (KDKMP) guna memastikan distribusi berjalan tepat sasaran.

Menteri Koordinator Bidang Pangan memberikan apresiasi tinggi dan menyambut baik langkah berani ini dalam rapat terbatas yang dihadiri jajaran kementerian terkait. Keberadaan lembaga ini diharapkan mampu memutus rantai distribusi yang panjang dan menghilangkan praktik penimbunan komoditas pokok oleh spekulan.

Di sisi lain, Deputi Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Purbaya Yudhi Sadewa, menjamin bahwa sistem baru ini akan memberikan keuntungan finansial yang pasti bagi pengurus koperasi. Formula tata niaga yang disiapkan telah memperhitungkan margin keuntungan yang sehat tanpa membebani daya beli masyarakat desa.

Jaminan keuntungan ini menjadi stimulus penting agar pengelolaan bahan pangan dan pupuk bersubsidi dapat berjalan secara profesional dan berkelanjutan. Pemerintah juga optimistis perputaran ekonomi di tingkat perdesaan akan bergerak jauh lebih aktif melalui penguatan peran kelembagaan ini.

Untuk mendukung keberhasilan program berskala nasional tersebut, pemerintah bergerak cepat menggelar pelatihan serta sertifikasi resmi bagi para manajer KDMP. Program peningkatan kompetensi ini difokuskan pada penguasaan manajemen logistik modern, transparansi keuangan, dan pemanfaatan sistem pelaporan digital.

Melalui sertifikasi kompetensi tersebut, para pengelola di tingkat akar rumput diharapkan memiliki kapasitas yang setara dengan manajemen korporasi profesional. Sinergi antara jaminan regulasi dan peningkatan kualitas SDM ini diyakini akan menjadi pilar utama dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang mandiri.