Kepergok Bermesraan di Gunung Prau, Sejoli Pendaki Sempat Cekcok dengan Perekam Video
Azizatul Khifdiyah - Tuesday, 01 September 2026 | 11:54 AM


Dilansir dari detikJateng, sebuah video yang menarasikan sejoli pendaki diduga berbuat mesum di Gunung Prau, Wonosobo, Jawa Tengah, menjadi viral di media sosial. Peristiwa yang menarik perhatian publik tersebut dilaporkan terjadi pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Aksi tidak terpuji sepasang kekasih ini memicu kekesalan pendaki lain yang berada di lokasi pendakian.
Dalam rekaman video yang beredar, tampak sejoli tersebut berbaring sambil berpelukan di area terbuka. Laki-laki yang terlibat terlihat mengenakan jaket hijau dan celana hitam, sedangkan pasangannya memakai jaket hitam serta celana krem. Pengambil video yang merasa risih kemudian menegur sejoli tersebut agar segera menghentikan perbuatannya.
"Woi! Jangan mesum di gunung! Kurang ajar!" tegur seseorang yang merekam aksi tersebut.
Mendengar teguran tersebut, pasangan kekasih itu langsung terbangun dari posisinya. Namun, pria yang ditegur justru merasa tidak terima karena aksinya direkam. Situasi pun memanas hingga berujung pada adu mulut antara pelaku dan pendaki yang merekam.
Pengelola Basecamp Gunung Prau via Patak Banteng, Solichun, membenarkan adanya insiden yang melibatkan sejoli pendaki tersebut. Ia mengonfirmasi bahwa perdebatan panas sempat terjadi setelah pelaku kedapatan bermesraan.
"Itu kan sama pendaki yang rekam sih. Kejadiannya Sabtu kemarin," kata Solichun.
Solichun menambahkan bahwa si pria sempat melontarkan makian kepada pendaki yang memvideo perbuatannya. Pelaku merasa tidak nyaman akibat tindakan perekaman yang dilakukan oleh pendaki lain.
"Itu nggak terima. Mmm. Akhirnya jadi perdebatan panas. Terus karena dari pihak yang terekam itu merasa kurang enak, mungkin dari pihak pelaku yang ditegur juga mungkin nggak nerima, akhirnya terus terjadi cekcok kan di atas," terangnya.
Peristiwa percekcokan tersebut pada akhirnya dilaporkan ke basecamp asal tempat kedua pendaki berangkat. Meski demikian, pihak pengelola belum memberikan tindakan lanjut lantaran identitas resmi para pelaku belum diketahui.
"Kalau tindak lanjut dari pengelola basecamp belum ada karena terkait video tersebut kan kita orangnya atau identitasnya dari mana," ujarnya.
Meskipun identitas belum terungkap, Solichun menegaskan bahwa tindakan asusila merupakan hal yang dilarang keras. Peraturan tertulis mengenai larangan tersebut selalu diberikan kepada seluruh pengunjung dalam bentuk brosur.
"Setiap pengunjung itu kan dikasih brosur peraturan. Di situ ada juga peraturannya kok jelas. Jadi memang dilarang berbuat mesum di gunung? Iya, dilarang," tegasnya.
Next News

Konten Karhutla Dihapus Platform Digital, Menkomdigi Minta Masyarakat Lapor dan Ajukan Banding
11 hours ago

Dugaan Kekerasan Seksual Anak Lima Tahun di Tegal Memicu Kemarahan Warga, Pelaku Dievakuasi Polisi
12 hours ago

Viral Guru SMPN 4 Pekalongan Jewer Murid hingga Telinga Berdarah, Pihak Sekolah Ambil Tindakan
15 hours ago

BMKG Keluarkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah untuk 22 Oktober 2026
a day ago

Kawal Sidang Vonis Kasus Dugaan Korupsi DJKA, Pendukung Padati Pengadilan Tipikor Semarang
a day ago

Terbangun karena Hawa Panas, Remaja di Pekalongan Selamatkan Adik dari Kebakaran Rumah
2 days ago

Evakuasi Dramatis 152 Pendaki dan Penutupan Total Jalur Pendakian Gunung Sumbing Akibat Kebakaran Lahan
2 days ago

Aksi Greenpeace di Patung Bundaran HI: Panjat Monumen dan Desak Penanganan Krisis Iklim
2 days ago

Rumor Kim Jong Un Meninggal Hebohkan Medsos, Korut Bungkam Lalu Rilis Foto Kunjungan Publik
2 days ago

Saham BBCA Sempat ARB 2 Hari, BCA Resmi Lanjutkan Buyback Rp5 Triliun
2 days ago



