Kamis, 26 Februari 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Kejar Target Arus Mudik, Perbaikan Jalan Berlubang di Batang Dipastikan Rampung H-10 Lebaran 2026

Admin WGM - Wednesday, 25 February 2026 | 03:41 PM

Background
Kejar Target Arus Mudik, Perbaikan Jalan Berlubang di Batang Dipastikan Rampung H-10 Lebaran 2026
Jalanan Batang, Jawa Tengah (Radar Pekalongan /)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus memacu percepatan perbaikan infrastruktur jalan yang rusak dan berlubang di berbagai titik strategis. Langkah ini diambil guna menjamin kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, terutama dalam menyambut lonjakan arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Kepala DPUPR Kabupaten Batang menyatakan bahwa seluruh pengerjaan pemeliharaan rutin maupun rehabilitasi jalan ditargetkan selesai sepenuhnya pada sepuluh hari sebelum Lebaran (H-10). Target ini sejalan dengan instruksi pemerintah pusat untuk memastikan seluruh jalur utama dan penyangga siap menampung volume kendaraan yang meningkat signifikan.

Prioritas perbaikan difokuskan pada jalur-jalur yang memiliki intensitas kendaraan tinggi, mulai dari akses menuju pusat kota, wilayah pesisir, hingga jalur penghubung antar-kecamatan di wilayah selatan Batang. Beberapa titik yang menjadi perhatian khusus meliputi ruas jalan di kawasan industri, jalur menuju objek wisata, serta jalan-jalan alternatif yang kerap digunakan pemudik untuk menghindari kepadatan di jalur Pantura.

"Kami melakukan penyisiran secara menyeluruh. Tim di lapangan bekerja ekstra untuk melakukan penambalan lubang (patching) dan pengaspalan ulang pada ruas yang tingkat kerusakannya cukup parah. Fokus utama kami adalah memastikan tidak ada lubang yang membahayakan pengendara, khususnya bagi pengguna sepeda motor," ujar pihak DPUPR Batang dalam keterangannya.

Meski progres pengerjaan menunjukkan tren positif, tantangan utama yang dihadapi tim di lapangan adalah kondisi cuaca yang tidak menentu. Curah hujan yang terkadang masih tinggi di wilayah Batang berpotensi menghambat proses pengeringan aspal dan memicu munculnya lubang-lubang baru pada aspal lama.

Untuk menyiasati hal tersebut, DPUPR menyiagakan tim reaksi cepat pemeliharaan jalan yang siap diterjunkan sewaktu-waktu jika ditemukan kerusakan mendadak akibat faktor alam. Selain itu, koordinasi dengan jajaran Satlantas Polres Batang juga terus ditingkatkan guna mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi proyek agar tidak menimbulkan kemacetan panjang selama proses pengerjaan berlangsung.

Program perbaikan jalan ini didanai melalui pos pemeliharaan rutin dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batang 2026. Pemerintah berkomitmen bahwa kualitas material yang digunakan sesuai dengan standar teknis agar ketahanan jalan dapat terjaga lebih lama, tidak sekadar menjadi "proyek musiman" menjelang Lebaran.

Masyarakat menyambut baik langkah cepat pemerintah daerah ini. Keberadaan jalan yang mulus dinilai sangat vital, tidak hanya untuk kelancaran mudik, tetapi juga untuk efisiensi distribusi logistik dan mobilitas ekonomi warga lokal. Pemkab Batang juga mengimbau masyarakat untuk turut serta mengawasi dan melaporkan jika ditemukan kerusakan jalan yang memerlukan penanganan segera melalui kanal pengaduan resmi pemerintah daerah.

Dengan rampungnya perbaikan pada H-10 nanti, Kabupaten Batang diharapkan siap menjadi perlintasan yang aman bagi jutaan pemudik, sekaligus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah pasca-Lebaran.