Kawal Aksi Petani Tebu di Dua Titik Jakarta, 1.088 Polisi Dikerahkan
Azizatul Khifdiyah - Tuesday, 01 September 2026 | 11:58 AM


Dua aksi unjuk rasa dijadwalkan bakal berlangsung di dua titik wilayah Jakarta Pusat pada Selasa (1/9/2026). Dilansir dari Kompas.com, kelompok massa yang akan menggelar aksi tersebut berasal dari Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI). Massa akan menyampaikan aspirasinya di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, serta di depan Kantor Menko Pangan RI di Jalan Imam Bonjol.
Sebanyak 1.088 personel gabungan kepolisian dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran disiagakan untuk mengamankan jalannya demonstrasi. Pasukan pengamanan yang dibantu tim Pelayanan Unjuk Rasa (Yan Unras) wilayah Jakarta Pusat tersebut telah menggelar apel sejak pukul 07.00 WIB. Pengamanan ketat ini dilakukan demi memastikan kegiatan penyampaian pendapat oleh massa DPN APTRI dapat berjalan dengan aman dan tertib.
Kasubsi Penmas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, memaparkan rincian agenda unjuk rasa yang diselenggarakan oleh para petani tersebut.
"Unjuk rasa pertama dari Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI) dan beberapa elemen massa di wilayah Gambir," kata Erlyn.
Iptu Erlyn Sumantri menjelaskan lebih lanjut mengenai sasaran lokasi kedua yang menjadi tujuan dari aksi massa tersebut.
"Aksi unjuk rasa titik kedua juga akan digelar oleh Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI). Sasaran aksinya bertempat di depan Kantor Menko Pangan RI, Jalan Imam Bonjol," jelasnya.
Untuk mengantisipasi penumpukan massa, aparat kepolisian telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas di sekitar lokasi demonstrasi secara situasional. Kebijakan pengalihan arus kendaraan tersebut nantinya akan disesuaikan dengan dinamika serta tingkat eskalasi jumlah massa di lapangan. Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk mengantisipasi potensi kemacetan akibat adanya penutupan atau penyempitan jalan.
Secara khusus, jajaran kepolisian meminta masyarakat menghindari Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan Imam Bonjol selama aksi unjuk rasa berlangsung. Pengendara diimbau memilih rute perjalanan alternatif guna memperlancar mobilitas aktivitas sehari-hari. Langkah imbauan tersebut disampaikan polisi agar aktivitas masyarakat umum tidak terganggu oleh rombongan massa demo.
Iptu Erlyn Sumantri memberikan pesan penutup kepada seluruh pengguna jalan yang hendak melintasi kawasan sekitar lokasi aksi unjuk rasa.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan beraktivitas melintasi kawasan tersebut untuk berhati-hati dan mencari rute alternatif untuk menghindari kemacetan selama aksi berlangsung," tutupnya.
Next News

Momen Terakhir Purbaya Yudhi Sadewa Terima Telepon Sebelum Dicopot Prabowo dari Jabatan Menkeu
in 2 hours

Dipicu Bunyi Klakson Usai Karnaval, Polisi Kantongi Identitas Pengeroyok Pedagang Sosis di Buaran
in an hour

OTT KPK di Kementerian ATR/BPN: Ketua DPP Golkar Fahd Arafiq dan Mantan Bupati Kebumen Turut Diamankan
in an hour

Aksi Cepat Kapal Tanker Pertamina Evakuasi 16 Korban KMP Virgo Transport 08 di Laut Jawa
a day ago

Kebakaran Lahan Bekas Penampungan Sampah TPA Randukuning Batang Dipadamkan Berjam-jam
a day ago

Terkuak! Pembunuh Wanita di Hotel Melati Tanah Abang Ditangkap Usai Gunakan Identitas Palsu
a day ago

Kaki Seribu Matang Ditemukan dalam Menu Makan Bergizi Gratis di Pasangkayu, Operasi SPPG Lariang Dihentikan Sementara
2 days ago

Dihantam Ombak 2,5 Meter di Muara Pelabuhan Pekalongan, Perahu Jukung Pecah Menewaskan Satu Nelayan
2 days ago

Bawa 243 Orang, Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Perairan Laut Jawa
2 days ago

Asap Karhutla Kepung Bromo Hills, Pengunjung dan Pegawai Berlarian Keluar
2 days ago




