Jasa Marga Himbau Masyarakat Pantau Arus Mudik di Puncak Kemacetan Ekstrem Tol MBZ dan Pelabuhan Gilimanuk
Trista - Thursday, 19 March 2026 | 01:37 PM


Kemacetan ekstrem akibat padatnya arus mudik terjadi di Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) dari Rabu malam (18/3/2026) hingga Kamis siang (19/3/2026) di daerah Bekasi Timur, Tambun. Informasi ini disampaikan oleh Jasa Marga melalui akun X @PTJASAMARGA, Kamis (19/3/2026).
"12.33 WIB #Jalan_Layang_MBZ Tambun - Cibitung PADAT, kepadatan volume lalin" dikutip dari laman X @PTJASAMARGA.
Kepadatan lalu lintas sepanjang jalan layang MBZ masih terpantau padat volume lalu lintas di sejumlah rute yakni, Cikarang Barat - Cibatu, Cikarang Pusat - Karawang Barat. Sementara itu, untuk rute Karawang - Cikarang - Tambun - Cikunir volume lalu lintas lancar. Kepadatan tertinggi di sejumlah titik jalan layang MBZ membuat sejumlah akses masuk ditutup sementara yakni akses masuk dari Jatiasih, Kalimalang, dan Cawang guna mengurai kepadatan volume lalu lintas ke arah cikampek.
Pihak Jasa Marga menghimbau masyarakat untuk terus memantau arus lalu lintas di tengah kepadatan arus mudik dan menggunakan jalur alternatif melalui layanan resmi Jasa Marga dengan menghubungi nomor darurat 14080 atau melalui akun X @PTJASAMARGA.
Sebelumnya, arus mudik ekstrem Lebaran 2026 terjadi di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali yang mencapai hingga 32 kilometer, Minggu (15/3/2026). Jumlah tersebut cukup berkurang signifikan pada Senin Siang (16/3/2026) berkisar pada 19 kilometer. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah mengoptimalkan layanan penyeberangan di lintasan Ketapang - Gilimanuk dengan 35 kapal dioperasikan nonstop selama 24 jam.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Windy Andale menyampaikan permintaan maaf atas peningkatan pergerakan kendaraan yang disebabkan dari penutupan layanan penyeberangan untuk kendaraan logistik pada 18-20 maret 2026.
"ASDP menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan sebagian pengguna jasa. Peningkatan pergerakan kendaraan terjadi karena tingginya antusiasme masyarakat dan kendaraan logistik yang menyeberang dari Bali menuju Jawa menjelang penutupan layanan penyeberangan saat Hari Raya Nyepi," ungkap Windi dilansir dari laman KumparanNews, (16/3/2026).
Periode 2026 mengalami peningkatan jumlah kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H-7 dan mencapai 5.743 unit dengan skala 26,9% dibanding dengan periode 2025 yang mencapai 4.526 unit. Menanggapi kondisi ini, pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, secara resmi memohon maaf terhadap pemudik yang terdampak.
"Memang ada beberapa kejadian yang apa namanya kami mohon maaf, ada penumpukan oleh karena traffic yang cukup luar biasa di penyeberangan Ketapang dan Gilimanuk itu," kata Prasetyo, dilansir dari laman Kompas.com, Selasa (17/3/2026).
Kepadatan arus mudik menjelang Lebaran 2026 diperkirakan akan terjadi kembali saat arus pulang. Masyarakat dihimbau untuk tetap melakukan pemantauan arus mudik dan melakukan langkah antisipasi apabila terjebak dalam kepadatan lalu lintas.
Next News

Waspada "Godzilla" El Nino 2026: BMKG Prediksi Kemarau Lebih Kering, Mentan Klaim Stok Beras Aman
in 5 hours

aerah Terhimpit Batas Belanja Pegawai 30 Persen, Nasib TPP dan PPPK Jadi Pertaruhan UU HKPD
in 4 hours

KPK Endus Aliran Dana ke Parlemen, Pemeriksaan Maraton Biro Travel Dimulai Pekan Depan
in 3 hours

Jajaran Kejaksaan Negeri Karo Diperiksa Kejagung Imbas Dugaan Pelanggaran Kode Etik Perkara Amsal Sitepu
14 hours ago

Fenomena Langit April: Komet Paskah C/2026 A1 Mendekati Matahari, Berpotensi Terlihat dengan Mata Telanjang
17 hours ago

Fenomena Cahaya Misterius di Langit Lampung dan Sumbar, Pakar Bilang Bukan Meteor
19 hours ago

Viral Seruan Saiful Mujani Jatuhkan Pemerintahan Prabowo: Pengamat Sebut Langkah Absurd
21 hours ago

Capai Pilar Ketahanan Pangan Nasional, Bulog Siap Bangun 100 Gudang Panen di Seluruh Indonesia
2 days ago

Andrie Yunus Terancam Buta Permanen, Proses Hukum Berjalan Lambat dan Tidak Transparan
2 days ago

Bertahan Hidup 7 Hari di Hutan, Molly si Border Collie Ditemukan Selamat
a day ago





