Hasil Visum Pilot AMA, Korban Alami Luka Tembak dan Cedera Benda Tumpul di Kepala
Trista - Saturday, 04 July 2026 | 03:30 PM


Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 memastikan pilot pesawat PT Associated Mission Aviation (AMA) berkebangsaan Amerika Serikat, Kapten Nicholas F. Gosselin (29), meninggal dunia akibat luka tembak. Insiden penembakan serta pembakaran pesawat jenis Pilatus dengan nomor registrasi PK-RCY tersebut terjadi di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan pada Kamis (2/7/2026).
Aparat keamanan bergerak cepat mengevakuasi jenazah korban dari lokasi kejadian pada Jumat (3/7/2026) pagi demi kelancaran proses penegakan hukum. Setelah berhasil dievakuasi oleh jajaran TNI, jenazah sang pilot langsung dibawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua di Jayapura untuk menjalani pemeriksaan visum luar dan radiologi pada malam harinya.
Hasil visum tim medis menunjukkan karakteristik luka tembak masuk tempel atau contact gunshot wound pada bagian kepala korban yang diduga dilepaskan dari moncong senjata tegak lurus menempel kulit. Lintasan peluru diketahui masuk melalui pipi kiri dan keluar di sekitar telinga kanan sehingga menghancurkan dasar tengkorak serta memicu kematian seketika yang sangat cepat.
"Mengapa tidak dilakukan autopsi, berdasarkan pemeriksaan awal terhadap kondisi jenazah, autopsi tidak dinilai sebagai tindakan yang sangat diperlukan karena penyebab kematian sudah dapat diketahui melalui pemeriksaan luar yang didukung pemeriksaan radiologi," ungkap dr. Rommy Sebastian, Kepala RS Bhayangkara Polda Papua, dilansir dari laman Kompas, Jumat malam (3/7/2026).
Selain luka tembak, tim forensik juga menemukan luka terbuka pada dahi, luka lecet di sisi kanan kepala, serta patah tulang rahang atas bagian kiri dan kanan. Cedera patah tulang maksila tersebut diidentifikasi sebagai dampak sekunder akibat adanya kekerasan benda tumpul berupa benturan keras atau hantaman kuat selama insiden serangan berlangsung.
"Hasil visum yang dilakukan, ditemukan luka terbuka pada pipi kiri yang sesuai dengan karakteristik luka tembak masuk tempel," lanjut dr. Rommy.
Pihak kepolisian tidak melaksanakan tindakan autopsi menyeluruh karena penyebab utama kematian sang pilot sudah dapat diidentifikasi secara jelas melalui pemeriksaan luar yang diperkuat foto rontgen. Seusai seluruh rangkaian prosedur medis selesai dilakukan pada pukul 23.55 WIT, aparat penegak hukum segera menyerahkan jenazah korban kepada perwakilan maskapai PT AMA.
Sementara itu, pihak kepolisian kini sedang mendalami proses investigasi terkait klaim tanggung jawab atas penyerangan mematikan terhadap armada penerbangan misi kemanusiaan dan keagamaan tersebut. Aparat mendeteksi adanya pernyataan dari M. Mbalingga dan Elkius Kobak yang memimpin kelompok bersenjata wilayah Yahukimo serta mengklaim bertanggung jawab atas pembunuhan dan pembakaran pesawat.
Polisi juga telah mengamankan bukti dokumentasi berupa foto salah satu pelaku yang sedang berdiri di atas bangkai pesawat PT AMA yang hangus terbakar di lapangan terbang. Berdasarkan hasil proses identifikasi visual terhadap bukti foto di tempat kejadian perkara, sosok pria tersebut dipastikan merupakan anggota kelompok bersenjata bernama M. Mbalingga.
Next News

Anak Tukang Becak Menangis Terancam Batal Kuliah, Imbas Ayahnya Mendadak Masuk Desil 9
7 hours ago

Wakil Ketua Gerindra Banyumas Jadi Perantara Uang Rp650 Juta dalam Kasus Korupsi Unsoed
7 hours ago

Bus Rombongan Pati Dilempari Batu di Tol Japek, Polisi Klarifikasi Soal Botok
7 hours ago

Harga Minyak Dunia Merosot ke US$ 93 di Tengah Panasnya Rencana Sanksi Baru AS ke Iran
9 hours ago

Polemik Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Dari Sorotan Waketum MUI hingga Insiden Pelemparan Bus
11 hours ago

Polda Metro Luruskan Isu Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Bukan Diblokir
11 hours ago

Bukan Cuma Dongeng: Cara Seru Menceritakan Sirah Nabawiyah pada Anak di Rumah
11 hours ago

Unsoed Gempar! Rektor Tersangka KPK Kasus Jalur Mandiri, Prof Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt.
a day ago

Tiba di Pekanbaru Disambut Asap, Prabowo Ancam Bawa Pelaku "Modus Mancing" ke Jakarta!
a day ago

Sumber Air Menyusut, BNPB Ungkap Pemadaman Karhutla Makin Sulit
a day ago





