Diteriaki Maling Saat COD Mobil di Medan, Oknum TNI dan Rekannya Dikeroyok Puluhan Warga
Admin WGM - Wednesday, 29 July 2026 | 01:30 PM


Dua pria yang terdiri dari seorang prajurit TNI berinisial Ari serta seorang warga sipil bernama Marwandi babak belur dianiaya puluhan warga saat hendak melakukan transaksi jual beli mobil secara cash on delivery (COD) di kawasan Jalan Asrama, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan. Insiden penganiayaan brutal tersebut terpicu setelah seorang wanita di lokasi kejadian secara mendadak berteriak "maling mobil" ketika korban tiba untuk menemui calon pembeli kendaraan Honda WR-V tersebut.
Teriakan provocatif itu langsung memancing kedatangan sekitar 50 warga sekitar yang tanpa konfirmasi langsung mengepung serta menganiaya kedua korban hingga menderita luka parah di bagian kepala dan mata. Pihak korban menduga insiden pengeroyokan ini telah direncanakan atau diatur oleh pihak tertentu berkaitan dengan sengketa kepemilikan mobil leasing yang sedang ditransaksikan.
Kapolsek Medan Helvetia Kompol Nelson JP Sipahutar mengonfirmasi bahwa kepolisian telah menerima laporan resmi dari istri korban terkait dugaan penganiayaan berat tersebut. Penyidik dari Polsek Medan Helvetia kini tengah berkoordinasi intensif bersama Polrestabes Medan untuk mengusut motif pengeroyokan serta mengidentifikasi para pelaku aksi main hakim sendiri.
Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Sandy Perdana juga membenarkan bahwa salah satu korban pengeroyokan merupakan anggota aktif dari jajaran Kodam I/BB. Penanganan perkara ini pun ditangani secara bersinergi bersama Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/5 Medan guna memastikan seluruh proses hukum berjalan transparan.
Aparat penegak hukum mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh teriakan atau tuduhan yang belum terbukti kebenarannya demi mencegah berulangnya aksi kekerasan di tempat umum. Proses pendalaman dugaan unsur kesengajaan penjebakan maupun sengketa objek kendaraan dalam transaksi COD tersebut masih terus bergulir oleh tim gabungan kepolisian dan TNI.
Next News

Anak Tukang Becak Menangis Terancam Batal Kuliah, Imbas Ayahnya Mendadak Masuk Desil 9
in 4 hours

Wakil Ketua Gerindra Banyumas Jadi Perantara Uang Rp650 Juta dalam Kasus Korupsi Unsoed
in 4 hours

Bus Rombongan Pati Dilempari Batu di Tol Japek, Polisi Klarifikasi Soal Botok
in 4 hours

Harga Minyak Dunia Merosot ke US$ 93 di Tengah Panasnya Rencana Sanksi Baru AS ke Iran
in 2 hours

Polemik Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Dari Sorotan Waketum MUI hingga Insiden Pelemparan Bus
in 28 minutes

Polda Metro Luruskan Isu Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Bukan Diblokir
in 7 minutes

Bukan Cuma Dongeng: Cara Seru Menceritakan Sirah Nabawiyah pada Anak di Rumah
8 minutes ago

Unsoed Gempar! Rektor Tersangka KPK Kasus Jalur Mandiri, Prof Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt.
20 hours ago

Tiba di Pekanbaru Disambut Asap, Prabowo Ancam Bawa Pelaku "Modus Mancing" ke Jakarta!
20 hours ago

Sumber Air Menyusut, BNPB Ungkap Pemadaman Karhutla Makin Sulit
a day ago





