Selasa, 25 Agustus 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Diduga Kebocoran Regulator Gas, Usaha Katering di Tembalang Semarang Terbakar

Admin WGM - Tuesday, 18 August 2026 | 04:03 PM

Background
Diduga Kebocoran Regulator Gas, Usaha Katering di Tembalang Semarang Terbakar
Kebakaran katering Semarang (detik.com /)

Kebakaran terjadi di sebuah usaha katering di Jalan Gemah Sari Raya, Kelurahan Kedungmundu, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Selasa (18/8/2026). Insiden tersebut dilaporkan sekitar pukul 06.20 WIB saat kegiatan produksi makanan sedang berlangsung. Dugaan sementara, kebakaran dipicu kebocoran regulator tabung gas elpiji ketika proses memasak berlangsung.

Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan enam armada dan 25 personel ke lokasi. Petugas mulai melakukan pemadaman sekitar pukul 06.30 WIB setelah api dilaporkan membesar. Api kemudian berhasil dipadamkan pada pukul 07.44 WIB.

Menurut Tantri, kebakaran bermula ketika seorang karyawan melihat api keluar dari bagian regulator gas saat memasak. Api kemudian menyambar tumpukan karton boks makanan yang berada di sekitar lokasi produksi. Kondisi tersebut membuat api dengan cepat membesar dan meluas.

"Karyawan katering sedang melakukan kegiatan memasak lalu melihat api keluar dari selang regulator gas elpiji," kata Tantri, Selasa (18/8/2026).

Tantri menjelaskan api juga sempat menyambar satu unit mobil milik pengusaha katering yang berada di lokasi. Kendaraan tersebut hanya mengalami kerusakan pada bagian belakang karena kuncinya terjebak di dalam mobil sehingga tidak sempat dipindahkan. Meski demikian, bagian mesin dan bodi depan kendaraan masih dalam kondisi utuh.

"Enggak parah. Mesin dan di depan utuh. Masih bisa jalan," tuturnya.

Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah regulator tabung gas elpiji yang mengalami kebocoran ketika kegiatan memasak masih berlangsung. Petugas Damkar memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.

"Total kerugian kurang lebih Rp200 juta," tutup Tantri.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena kebakaran terjadi ketika aktivitas produksi katering sedang berjalan. Penanganan dilakukan dengan mengerahkan personel dan armada pemadam untuk mencegah api semakin meluas ke bagian lain. Berdasarkan keterangan Damkar Kota Semarang, kondisi lokasi berhasil diamankan setelah api dipadamkan pada pagi.