Didesak Ormas Yakuza Maneges, Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan Diperiksa Polisi terkait Dugaan Pelecehan
Trista - Wednesday, 27 May 2026 | 01:48 PM


Polemik kasus pelecehan seksual yang menimpa santriwati di Kota Pekalongan berbuntut panjang. Pasalnya, kini Padepokan Padang Ati yang berlokasi di Jalan A. Fadlun, Desa Simbang Kulon, Buaran, Kabupaten Pekalongan telah didatangi polisi untuk dilakukan pemeriksaan terhadap pimpinan padepokan.
Kasus ini telah masuk dalam penanganan ranah hukum dengan dilakukannya pemeriksaan terhadap enam korban dan saksi yang terlibat. Korban tidak hanya berdomisili di Pekalongan dan sekitarnya, melainkan dari berbagai daerah seperti Makassar dan Semarang. Menurut penuturan korban, pelecehan yang dilakukan pelaku berbentuk sentuhan fisik hingga pemaksaan dengan menunjukkan alat kelamin.
Pengamanan pimpinan padepokan yang diduga sebagai pelaku dilangsungkan karena adanya desakan publik dan dilaporkan kepada organisasi masyarakat Yakuza Maneges, Jawa Timur. Berdasarkan pemeriksaan pada Rabu (27/5/2026) di Polres Pekalongan Kota, muncul dugaan pelanggaran hukum lainnya:
- Padepokan Padang Ati, Kota Pekalongan diduga tidak terdaftar atau belum mengantongi izin pendirian dari Kementerian Agama sebagai lembaga pendidikan berbasis Islam.
- Kasus yang menimpa santriwati yang melahirkan di Karangdadap bukan menjadi satu-satunya kasus, melainkan pelecehan seksual di sekitar padepokan telah berlangsung sejak 2008.
- Yakuza Maneges menyampaikan bahwa ada salah seorang korban yang dilaporkan meninggal dunia.
Korban dan pelaku sempat dipertemukan dalam satu pertemuan sebelum diamankan di Polres Pekalongan Kota.
"Kita mengadakan tabayyun (klarifikasi), kita mendatangkan korban di hadapan pelaku. Tanggapan pelaku dia ini ada yang bilang ndak (tidak) kenal, ada yang bilang lupa, dan satu ini, ketika pelaku kita hadapkan dia bilang, 'Mana buktinya?' lha wong dia langsung melakukan," ungkap salah satu perwakilan Yakuza Maneges, (27/5/2026).
Dugaan di atas masih dalam penyelidikan intensif dan pemeriksaan yang dilakukan oleh Polres Pekalongan Kota.
Next News

Anak Tukang Becak Menangis Terancam Batal Kuliah, Imbas Ayahnya Mendadak Masuk Desil 9
in 2 hours

Wakil Ketua Gerindra Banyumas Jadi Perantara Uang Rp650 Juta dalam Kasus Korupsi Unsoed
in 2 hours

Bus Rombongan Pati Dilempari Batu di Tol Japek, Polisi Klarifikasi Soal Botok
in 2 hours

Harga Minyak Dunia Merosot ke US$ 93 di Tengah Panasnya Rencana Sanksi Baru AS ke Iran
in 43 minutes

Polemik Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Dari Sorotan Waketum MUI hingga Insiden Pelemparan Bus
an hour ago

Polda Metro Luruskan Isu Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Bukan Diblokir
2 hours ago

Bukan Cuma Dongeng: Cara Seru Menceritakan Sirah Nabawiyah pada Anak di Rumah
2 hours ago

Unsoed Gempar! Rektor Tersangka KPK Kasus Jalur Mandiri, Prof Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt.
21 hours ago

Tiba di Pekanbaru Disambut Asap, Prabowo Ancam Bawa Pelaku "Modus Mancing" ke Jakarta!
a day ago

Sumber Air Menyusut, BNPB Ungkap Pemadaman Karhutla Makin Sulit
a day ago





