Telan Biaya Rp100 Miliar, Kemensetneg Ungkap Sumber Dana Sapi Kurban Presiden Pakai APBN
Admin WGM - Tuesday, 26 May 2026 | 04:55 PM


Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyalurkan bantuan hewan kurban sebanyak 1.098 ekor sapi premium menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Pengadaan hewan kurban skala besar tersebut dialokasikan menggunakan dana negara yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Jadi, sumber anggarannya dari APBN, ya, melalui anggaran Bantuan Presiden, Bantuan Kemasyarakatan Presiden," ungkap Juri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dilansir dari laman Kompas.com, Selasa (26/5/2026).
Anggaran yang dikategorikan sebagai Bantuan Kemasyarakatan Presiden dialokasikan untuk 552 daerah, lembaga pendidikan, pondok pesantren, lembaga sosial, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama di Indonesia. Total estimasi biaya pengadaan dari kocek negara tersebut dilaporkan mencapai kisaran Rp100 miliar.
"Jadi, di Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah ini, Bapak Presiden berkenan menyerahkan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban yang akan dibagikan kepada seluruh provinsi, kabupaten, dan kotamadya. Jadi, ada 552 daerah, yakni 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota yang akan menerima sebanyak 598 sapi untuk seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota," terang Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro dalam konferensi pers, dilansir dari laman Republika, Selasa (26/5/2026).
Namun, sejumlah daerah diinformasikan mendapat penyaluran sapi lebih banyak dibanding jumlah daerah lain karena terdapat sapi yang tidak memenuhi standar bobot presiden, yakni antara 800 kilogram hingga 1,3 ton. Jenis sapi yang dibeli pun termasuk kategori premium dengan bobot yang berat seperti simental, limosin, peranakan ongole, brahman, angus, sapi bali, FH, belgian blue, dan charolaise.
"Jadi, harga sapi tentu bervariasi karena bobotnya beda-beda dan lokasinya juga tentu memengaruhi harga sapi. Jadi, kita menyesuaikan harga sapi di setiap daerah. Kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak 100-an miliar," kata Juri.
Pengadaan ini telah melalui koordinasi antara Kementerian Sekretariat Negara melalui Sekretariat Presiden yang bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan dinas-dinas di daerah.
Next News

Ratusan Nakes NTT Desak Proses Hukum: Dugaan Misteri di Balik Kasus dr. Icha Harus Dibongkar!
10 hours ago

Karpet Merah untuk CPO Lokal: Mandatori B50 Prabowo Siap Serap 2,1 Juta Tenaga Kerja Baru!
10 hours ago

Dari Kursi Kuasa ke Ruang Pemeriksaan: Kejatuhan Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam Semalam
10 hours ago

Sempat Ditutupi Tersangka Kasus Pembakaran Tiga Santri di Ponpes Lombok Ditangkap Polisi
12 hours ago

Kasus Korupsi Batu Bara Blackout Sumatra, Polisi Geledah 12 Lokasi Sita Ratusan Miliar Barang Bukti
13 hours ago

Ingin Ganti Kuasa Pajak? Pahami Syarat Kompetensi dan Prosedur Pencabutan Terbaru Menurut DJP
7 hours ago

Gerebek Kasus Korupsi, Polisi Dapati Ruko di Cipete Jaksel Kosong Tanpa Penghuni Saat Digeledah
8 hours ago

Usai Pemakaman Khamenei, Iran Gempur Pangkalan Militer AS hingga Sirene Bahaya Meraung di Kuwait-Bahrain
9 hours ago

Makin Panas! Polda Jateng Larang Jajaran Penuhi Panggilan Kejaksaan Terkait Dugaan Korupsi MBG
10 hours ago

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Ini Sosok Pengusaha Sukses yang Pernah Menjabat Menteri Perdagangan
11 hours ago





