Gerebek Kasus Korupsi, Polisi Dapati Ruko di Cipete Jaksel Kosong Tanpa Penghuni Saat Digeledah
Admin WGM - Friday, 10 July 2026 | 06:30 PM


Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Mabes Polri bersama jajaran Polda Metro Jaya melakukan gebrakan besar dalam pengusutan kasus mega korupsi. Aparat penegak hukum secara serentak menggeledah sebuah kafe terkemuka serta kantor money changer yang diduga kuat menjadi tempat perputaran uang hasil kejahatan.
Operasi penggeledahan ini kemudian diperluas oleh tim penyidik hingga menyasar sebuah bangunan rumah toko (ruko) di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Namun, saat petugas tiba di lokasi dan menerobos masuk, bangunan ruko tersebut ternyata sudah dalam kondisi kosong tanpa penghuni.
Meski tidak menemukan satu pun saksi di lokasi Cipete, tim gabungan tetap melakukan pemeriksaan intensif ke setiap sudut ruangan demi mencari alat bukti tambahan. Polisi menduga ruko tak berpenghuni ini sengaja ditinggalkan oleh para pelaku sesaat sebelum operasi penindakan resmi digelar demi menghilangkan jejak digital mereka.
Langkah taktis kepolisian ini merupakan bagian dari upaya pelacakan aset (asset tracing) berskala besar untuk menyelamatkan keuangan negara yang bocor akibat praktik rasuah. Tempat-tempat yang digeledah tersebut disinyalir kuat merupakan kedok atau sarana pencucian uang (money laundering) dari jaringan koruptor kakap.
Dari hasil operasi penggeledahan di beberapa titik tersebut, penyidik dikabarkan berhasil mengamankan sejumlah dokumen transaksi keuangan penting dan perangkat elektronik. Semua barang bukti yang disita langsung dibawa ke markas kepolisian untuk diteliti lebih lanjut oleh tim ahli digital forensik.
Masyarakat sekitar kawasan Cipete mengaku terkejut dengan kedatangan puluhan personel kepolisian yang mengamankan area ruko sepi tersebut sejak pagi hari. Warga mendukung penuh ketegasan Kortas Tipidkor dan menantikan pengumuman resmi mengenai dalang utama di balik jaringan korupsi ini.
Pihak Mabes Polri menegaskan bahwa penyidikan tidak akan berhenti sampai di sini dan akan terus mengejar aliran dana haram tersebut hingga ke akar-akarnya. Sinergi antara Kortas Tipidkor dan Polda Metro Jaya ini menjadi sinyal kuat bahwa negara tidak akan memberikan ruang aman bagi para pelaku korupsi.
Next News

Ratusan Nakes NTT Desak Proses Hukum: Dugaan Misteri di Balik Kasus dr. Icha Harus Dibongkar!
4 hours ago

Karpet Merah untuk CPO Lokal: Mandatori B50 Prabowo Siap Serap 2,1 Juta Tenaga Kerja Baru!
4 hours ago

Dari Kursi Kuasa ke Ruang Pemeriksaan: Kejatuhan Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam Semalam
5 hours ago

Sempat Ditutupi Tersangka Kasus Pembakaran Tiga Santri di Ponpes Lombok Ditangkap Polisi
6 hours ago

Kasus Korupsi Batu Bara Blackout Sumatra, Polisi Geledah 12 Lokasi Sita Ratusan Miliar Barang Bukti
7 hours ago

Ingin Ganti Kuasa Pajak? Pahami Syarat Kompetensi dan Prosedur Pencabutan Terbaru Menurut DJP
an hour ago

Usai Pemakaman Khamenei, Iran Gempur Pangkalan Militer AS hingga Sirene Bahaya Meraung di Kuwait-Bahrain
3 hours ago

Makin Panas! Polda Jateng Larang Jajaran Penuhi Panggilan Kejaksaan Terkait Dugaan Korupsi MBG
4 hours ago

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Ini Sosok Pengusaha Sukses yang Pernah Menjabat Menteri Perdagangan
5 hours ago

Cetak Sejarah! Presiden Prabowo Resmi Luncurkan Biosolar B50, Indonesia Jadi Negara Pertama di Dunia yang Terapkan
6 hours ago





