Makin Panas! Polda Jateng Larang Jajaran Penuhi Panggilan Kejaksaan Terkait Dugaan Korupsi MBG
Admin WGM - Friday, 10 July 2026 | 04:30 PM


Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah secara resmi mulai menyisir dan mengevaluasi seluruh Satuan Pendidikan Penyelenggara Guru (SPPG) di wilayah hukum mereka demi menegakkan kepatuhan hukum. Langkah penertiban berskala besar ini dilakukan tanpa tebang pilih, termasuk menyasar fasilitas pendidikan serupa yang dikelola oleh institusi Polri.
Kepala Kejati Jateng menyatakan bahwa saat ini pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) di berbagai daerah sedang intensif melakukan pengumpulan data terkait operasional SPPG tersebut. Proses pengumpulan bahan keterangan ini bertujuan untuk memetakan kepatuhan administratif serta mendeteksi potensi adanya penyimpangan anggaran di sektor pendidikan.
Namun, situasi penegakan hukum di wilayah tersebut mendadak memanas setelah munculnya instruksi balasan dari pihak kepolisian daerah setempat. Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mengeluarkan larangan tegas bagi seluruh jajarannya untuk memenuhi panggilan pemeriksaan dari pihak kejaksaan terkait polemik ini.
Ketegangan antarlembaga penegak hukum ini semakin meruncing lantaran pemeriksaan tersebut disinyalir berkaitan erat dengan dugaan kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Larangan pemanggilan tersebut dinilai banyak pihak dapat menghambat transparansi dan proses pengusutan tuntas atas kasus yang sedang menjadi sorotan publik.
Meskipun menghadapi hambatan koordinasi di lapangan, pihak Kejati Jateng menegaskan komitmennya untuk tetap berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Aparat kejaksaan terus menginstruksikan jajaran Kejari di daerah agar tidak surut dalam melakukan verifikasi dokumen dan pengumpulan alat bukti.
Para pengamat hukum tata negara mengingatkan agar ego sektoral antarinstansi ini segera diselesaikan melalui jalur mediasi tingkat tinggi agar tidak membingungkan masyarakat. Keharmonisan hubungan kerja antara Korps Adhyaksa dan Korps Bhayangkara sangat krusial dalam menjaga stabilitas serta kepercayaan publik terhadap pemberantasan korupsi.
Pemerintah pusat diharapkan segera turun tangan untuk menengahi perbedaan pandangan hukum terkait kewenangan pemeriksaan korupsi proyek MBG di Jawa Tengah ini. Langkah penyelesaian yang cepat dan transparan mutlak diperlukan agar agenda penegakan hukum bersih dan program strategis nasional tidak menjadi korbannya.
Next News

Harga Minyak Dunia Merosot ke US$ 93 di Tengah Panasnya Rencana Sanksi Baru AS ke Iran
in 6 hours

Polemik Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Dari Sorotan Waketum MUI hingga Insiden Pelemparan Bus
in 4 hours

Polda Metro Luruskan Isu Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Bukan Diblokir
in 4 hours

Bukan Cuma Dongeng: Cara Seru Menceritakan Sirah Nabawiyah pada Anak di Rumah
in 3 hours

Unsoed Gempar! Rektor Tersangka KPK Kasus Jalur Mandiri, Prof Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt.
16 hours ago

Tiba di Pekanbaru Disambut Asap, Prabowo Ancam Bawa Pelaku "Modus Mancing" ke Jakarta!
17 hours ago

Sumber Air Menyusut, BNPB Ungkap Pemadaman Karhutla Makin Sulit
19 hours ago

Kebakaran Kos dan Fotokopi di Tebet Tewaskan Empat Orang
19 hours ago

Pengemudi Outlander Diduga Mabuk Tabrak Dua Kendaraan di Surabaya, Satu Orang Tewas
20 hours ago

Rekening Donasi Demo Pati Diblokir Mandiri, YLBHI Sebut Tindakan Melanggar Hukum
21 hours ago





