Di Sidang Paripurna, Prabowo Sentil TNI-Polri Soal Tambang Ilegal dan Jamin Program MBG Lanjut
Admin WGM - Friday, 14 August 2026 | 02:38 PM


Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ketegasannya terkait penegakan hukum dan program prioritas nasional saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Dalam pidato kenegaraannya, Kepala Negara menyoroti secara tajam penutupan 1.000 tambang timah ilegal sekaligus menegaskan keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Presiden memberikan sentilan keras kepada jajaran TNI dan Polri terkait maraknya praktik penambangan liar. Prabowo mempertanyakan bagaimana aktivitas ilegal berskala besar tersebut bisa beroperasi tanpa terendus oleh jajaran pejabat dan aparat keamanan di daerah.
"Masa 1.000 tambang ilegal, pejabat TNI dan Polri tidak tahu? Untuk apa negara memberi pangkat dan jabatan kalau tidak bisa menertibkan ini," tegas Prabowo di hadapan peserta sidang.
Secara khusus, Presiden menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengusut tuntas oknum yang terlibat. Ia menegaskan bahwa komandan yang baik adalah pimpinan yang berani menindak tegas anak buahnya demi menyelamatkan kekayaan negara serta kepentingan rakyat.
Selain isu penegakan hukum dan kebocoran sumber daya alam, Prabowo memberikan kepastian terkait keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di tengah sorotan publik mengenai efisiensi anggaran, Presiden memastikan pemerintah tidak akan mundur dalam menjalankan program strategis ini.
Menurutnya, pemenuhan gizi anak-anak sekolah merupakan fondasi utama untuk mengatasi masalah tengkes (stunting) sekaligus mencetak generasi unggul. Pemerintah siap mengamankan alokasi anggaran APBN agar distribusi bantuan makanan bergizi dapat menjangkau seluruh anak di berbagai pelosok Tanah Air tanpa hambatan.
Melalui pidato kenegaraan ini, Presiden Prabowo mengirimkan pesan kuat mengenai dua fokus utama pemerintahannya. Di satu sisi, pemerintah berkomitmen memperketat pengawasan sumber daya alam dari kebocoran ilegal, sementara di sisi lain, investasi pada kualitas sumber daya manusia melalui program gizi anak tetap menjadi prioritas yang tidak dapat diganggu gugat.
Next News

Buntut Pembatalan Bebas Bersyarat Indra Kenz & Bechi, Kemenkumham Periksa Seluruh Petugas Lapas!
13 hours ago

Harga Minyak Dunia Meroket, Indonesia Bersiap Hadapi Imbas Inflasi dan Beban Subsidi.
13 hours ago

Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Level III Siaga, Warga Dimbau Tak Panik
6 hours ago

Rumah Dinas Perwira TNI Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Warga Sipil Diamankan
6 hours ago

Rombongan Pemuda Bawa Celurit Nabrak Gerobak Sate di Kedungwuni, Satu Meninggal Dunia
9 hours ago

Geger Belatung di Menu Makan Bergizi Gratis Banyuwangi, SPPG Beri Klarifikasi
a day ago

Kasus Pengeroyokan Usai SKNC 2026 Memanjang, Polisi Tetapkan 9 Tersangka
a day ago

MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran, Tim Hukum Dorong Pemakzulan ke DPR
a day ago

Sembunyikan Sabu di Ayam Goreng Krispi, Nenek di Surabaya Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Lapas Porong
2 days ago

Gibran Tanggapi Putusan MK Soal Gugatan Ijazah, Tegaskan Lulus SMA dan Tetap Fokus Bekerja
2 days ago





