Selasa, 25 Agustus 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Di Sidang Paripurna, Prabowo Sentil TNI-Polri Soal Tambang Ilegal dan Jamin Program MBG Lanjut

Admin WGM - Friday, 14 August 2026 | 02:38 PM

Background
Di Sidang Paripurna, Prabowo Sentil TNI-Polri Soal Tambang Ilegal dan Jamin Program MBG Lanjut
Pidato Prabowo Sidang Tahunan MPR (Sekreatriat Presiden /)

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ketegasannya terkait penegakan hukum dan program prioritas nasional saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Dalam pidato kenegaraannya, Kepala Negara menyoroti secara tajam penutupan 1.000 tambang timah ilegal sekaligus menegaskan keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Presiden memberikan sentilan keras kepada jajaran TNI dan Polri terkait maraknya praktik penambangan liar. Prabowo mempertanyakan bagaimana aktivitas ilegal berskala besar tersebut bisa beroperasi tanpa terendus oleh jajaran pejabat dan aparat keamanan di daerah.

"Masa 1.000 tambang ilegal, pejabat TNI dan Polri tidak tahu? Untuk apa negara memberi pangkat dan jabatan kalau tidak bisa menertibkan ini," tegas Prabowo di hadapan peserta sidang.

Secara khusus, Presiden menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengusut tuntas oknum yang terlibat. Ia menegaskan bahwa komandan yang baik adalah pimpinan yang berani menindak tegas anak buahnya demi menyelamatkan kekayaan negara serta kepentingan rakyat.

Selain isu penegakan hukum dan kebocoran sumber daya alam, Prabowo memberikan kepastian terkait keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di tengah sorotan publik mengenai efisiensi anggaran, Presiden memastikan pemerintah tidak akan mundur dalam menjalankan program strategis ini.

Menurutnya, pemenuhan gizi anak-anak sekolah merupakan fondasi utama untuk mengatasi masalah tengkes (stunting) sekaligus mencetak generasi unggul. Pemerintah siap mengamankan alokasi anggaran APBN agar distribusi bantuan makanan bergizi dapat menjangkau seluruh anak di berbagai pelosok Tanah Air tanpa hambatan.

Melalui pidato kenegaraan ini, Presiden Prabowo mengirimkan pesan kuat mengenai dua fokus utama pemerintahannya. Di satu sisi, pemerintah berkomitmen memperketat pengawasan sumber daya alam dari kebocoran ilegal, sementara di sisi lain, investasi pada kualitas sumber daya manusia melalui program gizi anak tetap menjadi prioritas yang tidak dapat diganggu gugat.