Catat! One Way Arus Balik Berlaku Hari ini Hingga Diskon Tarif Tol Perjalanan 26-27 Maret
Trista - Tuesday, 24 March 2026 | 04:25 PM


Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way nasional untuk mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran 2026. Kebijakan ini mulai diterapkan pada arus balik, Selasa (24/3/2026) pukul 14.00 WIB dari Km 414 Kalikangkung hingga Km 70 Cikampek Utama.
Skema one way ini menjadi manajemen arus balik secara masif di jalur trans-Jawa berdasarkan data dan pemantauan real time di lapangan. Potensi pergerakan kendaraan pada arus balik sebelumnya mencapai 270 ribu kendaraan per hari, sedangkan saat ini baru sekitar 43% kendaraan yang kembali ke wilayah Jabodetabek dari total volume kendaraan.
"One way nasional ini adalah langkah terukur berbasis data. Kami melihat potensi bangkitan arus yang sangat tinggi, sehingga harus dikelola sejak awal agar tidak terjadi penumpukan," ungkap Irjen Agus Suryonugroho, Kakorlantas Polri, dilansir dari laman detikNews, Selasa (24/3/2026).
Data dari Satgas Operasi Ketupat 2026 menunjukan peningkatan arus lalu lintas yang signifikan dalam periode Senin (23/3/2026) pukul 18.00 WIB hingga Selasa (24/3/2026) pukul 06.WIB masih dalam taraf aman dan kondusif. Meskipun demikian, dilansir dari laman Media Hub Humas Polri, tercatat 198 kecelakaan dengan rincian 18 orang meninggal dunia, 52 luka berat, dan 468 luka ringan yang mencapai kerugian Rp 534 juta. '
Sementara itu, pelanggaran lalu lintas tercatat 497 pelanggaran yang terdiri dari 133 pelanggaran ETLE, 47 non ETLE, dan 317 teguran terhadap pengendara. Peningkatan arus lalu lintas berpusat pada arus balik masuk ke Jakarta 73,71 persen dan keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama berada di 28,55 persen.
"Hal ini menunjukan bahwa arus balik Lebaran sudah mulai meningkat, sehingga diperlukan langkah-langkah rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan," ungkap Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Juru Bicara Operasi Ketupat 2026, Selasa (24/3/2026).
Kepadatan lalu lintas tersebut mendorong Polri untuk menerapkan sistem one way nasional. Selain itu, potongan harga tarif tol turut ditawarkan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan pada 26-27 Maret 2026. Kebijakan Work From Anywhere (WFA) juga diterapkan pemerintah sebagai langkah penguraian arus balik yang diprediksi akan meningkat.
"Kaji juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan diskon tarif tol pada 26 hingga 27 Maret 2026 agar perjalanan lebih fleksibel dan tidak menumpuk pada suatu waktu," lanjut Jansen.
Keselamatan dan kelancaran dalam berkendara di puncak arus balik, Kakorlantas menghimbau para pemudik untuk tidak menggunakan bahu jalan tol sebagai tempat beristirahat. Hal ini akan membahayakan keselamatan jiwa dan menjadi penyebab utama kepadatan arus lalu lintas.
"Kami menghimbau masyarakat tidak memaksakan pulang di tanggal yang sama. Kalau semua bergerak bersamaan, akan terjadi penumpukan yang justru merugikan pemudik sendiri," himbau Agus.
Diterapkannya skema one way nasional ini, pemerintah berharap proses kepulangan masyarakat pascaperayaan Idulfitri dapat berjalan aman, tertib, dan lancar hingga tiba di tujuan masing-masing.
Next News

Anak Tukang Becak Menangis Terancam Batal Kuliah, Imbas Ayahnya Mendadak Masuk Desil 9
in 3 hours

Wakil Ketua Gerindra Banyumas Jadi Perantara Uang Rp650 Juta dalam Kasus Korupsi Unsoed
in 3 hours

Bus Rombongan Pati Dilempari Batu di Tol Japek, Polisi Klarifikasi Soal Botok
in 3 hours

Harga Minyak Dunia Merosot ke US$ 93 di Tengah Panasnya Rencana Sanksi Baru AS ke Iran
in 2 hours

Polemik Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Dari Sorotan Waketum MUI hingga Insiden Pelemparan Bus
30 minutes ago

Polda Metro Luruskan Isu Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Bukan Diblokir
an hour ago

Bukan Cuma Dongeng: Cara Seru Menceritakan Sirah Nabawiyah pada Anak di Rumah
an hour ago

Unsoed Gempar! Rektor Tersangka KPK Kasus Jalur Mandiri, Prof Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt.
20 hours ago

Tiba di Pekanbaru Disambut Asap, Prabowo Ancam Bawa Pelaku "Modus Mancing" ke Jakarta!
21 hours ago

Sumber Air Menyusut, BNPB Ungkap Pemadaman Karhutla Makin Sulit
a day ago





