Minggu, 5 April 2026
Walisongo Global Media
How's Going

BBPJN Percepat Perbaikan Jalur Pantura, Kemantapan Jalan Nasional Jawa Tengah Capai 93,47 Persen

Admin WGM - Saturday, 28 February 2026 | 02:30 PM

Background
BBPJN Percepat Perbaikan Jalur Pantura, Kemantapan Jalan Nasional Jawa Tengah Capai 93,47 Persen
M Iqbal Tamher Kepala BBPJN Jateng-DIY (ANTARA / Zuhdiar Laeis /)

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah DIY terus mengebut perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Jawa Tengah menjelang arus mudik Lebaran. Hingga saat ini, tingkat kemantapan jalan nasional di provinsi tersebut telah mencapai angka 93,47 persen. Capaian ini menjadi modal penting untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para pemudik yang akan melintasi wilayah Jawa Tengah.

Kepala BBPJN Jateng DIY menyatakan bahwa pihaknya fokus pada percepatan pengerjaan di titik titik krusial, terutama Jalur Pantai Utara atau Pantura yang menjadi urat nadi transportasi utama. Salah satu perhatian utama adalah penanganan kerusakan jalan akibat banjir dan beban kendaraan yang tinggi di ruas Semarang hingga Demak.

Di wilayah Kaligawe, Semarang, pengerjaan difokuskan pada peninggian dan perbaikan jalan sepanjang 700 meter. Ruas ini sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah akibat genangan banjir rob dan intensitas hujan tinggi. BBPJN menargetkan pengerjaan di area Kaligawe dapat difungsikan secara optimal pada sepuluh hari sebelum Lebaran atau H-10. Hal ini bertujuan agar arus lalu lintas tidak terhambat oleh adanya material bangunan atau aktivitas alat berat saat volume kendaraan mulai meningkat.

Selain peninggian jalan, upaya penanganan juga mencakup pembersihan saluran air dan pemeliharaan rutin di sepanjang jalur utama. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi genangan jika hujan kembali turun saat masa mudik berlangsung. Pihak BBPJN menegaskan bahwa seluruh pekerjaan fisik yang berpotensi mengganggu lalu lintas akan dihentikan sementara pada periode arus mudik dan balik.

Secara teknis, kemantapan jalan sebesar 93,47 persen tersebut mencakup ruas jalan nasional sepanjang 1.518 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Tengah. Untuk menjaga kondisi tersebut, BBPJN menyiagakan sejumlah posko mudik yang dilengkapi dengan alat berat dan personel reaksi cepat. Tim ini bertugas melakukan penanganan darurat jika ditemukan kerusakan jalan mendadak seperti lubang atau amblas akibat faktor cuaca.

Tidak hanya di Pantura, perhatian juga diberikan pada jalur lintas selatan dan jalur penghubung antar wilayah. Sinkronisasi dengan pihak kepolisian dan dinas perhubungan terus dilakukan untuk memetakan titik rawan kemacetan serta memastikan rambu lalu lintas terpasang dengan baik.

Masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik diimbau untuk tetap waspada dan memantau kondisi lalu lintas terkini. Meskipun kondisi jalan sudah mantap, faktor cuaca ekstrem tetap perlu diwaspadai, terutama di titik titik yang secara geografis rawan terhadap genangan.

Dengan progres perbaikan yang terus dikebut, otoritas terkait optimistis jalur utama di Jawa Tengah siap melayani jutaan pemudik. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh ruas jalan fungsional dan bebas dari hambatan pengerjaan fisik sebelum puncak arus mudik tiba, sehingga distribusi logistik maupun pergerakan orang dapat berjalan lancar.