Waspada 'Hidden Sugar'! Ini Daftar Makanan Sehari-hari yang Ternyata Tinggi Kandungan Gula
Admin WGM - Wednesday, 10 June 2026 | 09:00 PM


Beberapa dekade lalu, diabetes melitus tipe 2 sering kali dikategorikan sebagai penyakit orang tua atau penyakit degeneratif yang hanya menyerang kelompok lansia. Namun, potret klinis saat ini telah berubah drastis. Fasilitas kesehatan kini semakin sering menerima pasien diabetes tipe 2 yang masih berusia sangat muda, mulai dari rentang usia remaja hingga awal 20-an.
Banyak anak muda merasa aman dari ancaman ini karena mereka mengaku jarang menyendokkan gula pasir ke dalam cangkir kopi atau teh mereka. Sayangnya, mereka melupakan satu musuh tak kasat mata di dalam industri pangan modern, yaitu hidden sugar atau gula tersembunyi. Konsumsi gula berlebih yang tidak disadari dari makanan dan minuman kemasan sehari-hari inilah yang menjadi motor utama melonjaknya angka diabetes di usia muda.
Mengenal Istilah Hidden Sugar dan Sumbernya
Hidden sugar adalah kandungan gula yang ditambahkan ke dalam makanan olahan selama proses manufaktur untuk meningkatkan rasa, tekstur, atau memperpanjang masa simpan produk. Gula ini "bersembunyi" karena kerap menggunakan nama-nama ilmiah di tabel komposisi nilai gizi, seperti sirup jagung tinggi fruktosa (HFCS), dekstrosa, maltodextrin, sukrosa, hingga konsentrat sari buah.
Berikut adalah beberapa makanan sehari-hari yang sering menipu lidah kita:
- Saus Tomat dan Saus Sambal: Satu sendok makan saus tomat kemasan dapat mengandung hingga satu sendok teh gula cair.
- Yoghurt Berperisa (Flavored Yoghurt): Meski dikenal baik untuk pencernaan, varian rasa buah pada yoghurt kemasan sering kali mengandung gula setara dengan satu kaleng minuman bersoda.
- Sereal dan Granola Bar: Camilan yang kerap menjadi menu sarapan sehat ini umumnya direkatkan menggunakan sirup gula berkadar tinggi.
- Minuman Kemasan dan Isotonik: Kopi susu kekinian, teh kemasan, hingga minuman olahraga sering kali melampaui batas aman konsumsi gula harian hanya dalam satu botol.
Bagaimana Gula Tersembunyi Merusak Tubuh Anak Muda?
Secara biologis, konsumsi hidden sugar yang masuk ke dalam tubuh secara terus-menerus akan memaksa organ pankreas untuk bekerja ekstra keras memproduksi hormon insulin. Fungsi insulin adalah memasukkan gula dari aliran darah ke dalam sel-sel tubuh untuk diubah menjadi energi.
Jika aliran gula masuk tanpa henti, sel-sel tubuh lama-kelamaan akan menjadi "kebal" dan mengabaikan perintah insulin. Kondisi medis ini disebut sebagai resistensi insulin. Akibatnya, gula menumpuk bebas di dalam darah dan merusak pembuluh darah serta organ vital, yang menjadi cikal bakal utama terjadinya pemicu diabetes usia muda.
Guna menerapkan tips mengurangi gula harian secara efektif, biasakan diri untuk selalu membaca label informasi nilai gizi sebelum membeli produk. Perhatikan total gram gula per sajian, bukan hanya melihat kalori totalnya. Melalui langkah preventif dan pembatasan konsumsi makanan olahan, generasi muda dapat menyelamatkan masa depan mereka dari belenggu komplikasi kronis diabetes tipe 2.
Next News

Video Adu Mulut Anggota TNI/PM dan Pengendara Motor Viral di Media Sosial
in 2 hours

SMA N 3 Pekalongan Gandeng Bank Jateng Luncurkan Program Laku Pandai dan QRIS di Lingkungan Pendidikan
11 minutes ago

Nama AHY Diseret, Demokrat Tegaskan Tak Pernah Ada Komunikasi dengan Sony Sonjaya
an hour ago

Isu Menkeu Baru Menguat, Chatib Basri dan Budi Gunadi Merapat ke Prabowo!
2 hours ago

Siap-Siap Cek RDN! Dividen Jumbo Rp1.447 per Saham Bakal Cair dalam Waktu Dekat
3 hours ago

Biar Gak Kusam dan Keropos, Ini 5 Cara Merawat Lantai Parquet Kayu Rumah Kamu
an hour ago

Low Budget! Ini 5 Trik Ubah Kamar Tidur Minimalis Jadi Aesthetic Tanpa Bikin Dompet Tipis
20 minutes ago

Siswa SD di Sukabumi Gagal Selesaikan OSN Akibat Listrik Padam, Tangisnya Viral di Media Sosial
4 hours ago

Viral, Ibu Pemilik Mobil Baru Lawan Debt Collector yang Diduga Salah Sasaran
4 hours ago

Ekspor Listrik ke Singapura Belum Bisa Dimulai Tahun Ini
4 hours ago





