Siap-Siap Merogoh Kocek! Harga Pertamax Resmi Naik Rp16.250 per Liter Hari Ini
Admin WGM - Wednesday, 10 June 2026 | 09:36 AM


PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green 95 (RON 95) mulai Rabu (10/6/2026). Informasi ini disampaikan dalam keterangan pers PT Pertamina Patra Niaga untuk Pulau Jawa dengan harga BBM Pertamax (RON 92) menjadi Rp16.250 per liter dari yang sebelumnya ditahan di angka Rp12.300 per liter.
Selain Pertamax, kategori Pertamax Green 95 juga mengalami penyesuaian harga secara signifikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Sementara itu, harga untuk jenis BBM nonsubsidi lainnya, seperti Pertamax Turbo (RON 98), tetap stabil di angka Rp20.750 per liter, disusul Dexlite di harga Rp23.000 per liter dan Pertamina Dex sebesar Rp24.800 per liter.
Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menjelaskan bahwa keputusan menaikkan harga ini diambil setelah melalui proses evaluasi berkala yang mengacu pada formula harga ketetapan pemerintah. Alasan utama penyesuaian ini adalah mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta pergerakan harga pasar keekonomian saat ini.
"Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah," ungkap Robert, dilansir dari laman CNN Indonesia, Rabu (10/6/2026).
Kebijakan ini juga diambil setelah berkoordinasi erat dengan pemerintah selaku regulator demi menjaga keberlanjutan penyediaan energi nasional, kualitas layanan, serta kepastian pasokan BBM ke masyarakat di tengah dinamika fiskal global.
"Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal," ungkap Robert.
Meski ada lonjakan harga pada lini Pertamax, Pertamina menjamin pasokan BBM nonsubsidi di seluruh jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dalam kondisi aman dan tersedia.
Sementara itu, ketetapan harga solar subsidi (Biosolar) tetap bertahan di Rp6.800 per liter dan Pertalite (RON 90) tidak mengalami perubahan, yakni tetap Rp10.000 per liter. Namun, tidak menutup kemungkinan akan terjadi lonjakan harga BBM subsidi dan nonsubsidi mengingat penggunaan APBN yang agresif di tengah konflik global yang tak kunjung usai. Penanganan terkait pengelolaan fiskal negara harus segera diambil oleh pemerintah demi membenahi stabilitas ekonomi.
Next News

Buntut Pembatalan Bebas Bersyarat Indra Kenz & Bechi, Kemenkumham Periksa Seluruh Petugas Lapas!
20 hours ago

Harga Minyak Dunia Meroket, Indonesia Bersiap Hadapi Imbas Inflasi dan Beban Subsidi.
20 hours ago

Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Level III Siaga, Warga Dimbau Tak Panik
13 hours ago

Rumah Dinas Perwira TNI Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Warga Sipil Diamankan
13 hours ago

Rombongan Pemuda Bawa Celurit Nabrak Gerobak Sate di Kedungwuni, Satu Meninggal Dunia
16 hours ago

Geger Belatung di Menu Makan Bergizi Gratis Banyuwangi, SPPG Beri Klarifikasi
2 days ago

Kasus Pengeroyokan Usai SKNC 2026 Memanjang, Polisi Tetapkan 9 Tersangka
2 days ago

MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran, Tim Hukum Dorong Pemakzulan ke DPR
2 days ago

Sembunyikan Sabu di Ayam Goreng Krispi, Nenek di Surabaya Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Lapas Porong
3 days ago

Gibran Tanggapi Putusan MK Soal Gugatan Ijazah, Tegaskan Lulus SMA dan Tetap Fokus Bekerja
3 days ago



