Jateng Jadi Provinsi Pertama Terapkan Pendidikan Koperasi dari SD hingga SMA
Admin WGM - Saturday, 06 June 2026 | 12:10 PM


Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi memperkenalkan program Insersi Pendidikan Perkoperasian yang akan diterapkan di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas dan sederajat. Melalui program ini, para siswa akan mendapatkan pemahaman mengenai koperasi tanpa adanya penambahan mata pelajaran baru dalam kurikulum sekolah.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan bahwa Jawa Tengah menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menghadirkan materi pendidikan perkoperasian secara khusus bagi peserta didik. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menanamkan pemahaman mengenai koperasi sejak usia dini.
Luthfi menilai koperasi memiliki peran strategis sebagai salah satu fondasi perekonomian nasional. Karena itu, generasi muda perlu diperkenalkan dengan konsep dan nilai-nilai koperasi sejak masih berada di bangku sekolah agar tidak hanya mengenalnya sebagai lembaga simpan pinjam semata.
Ia menjelaskan bahwa materi perkoperasian akan dimasukkan ke dalam proses pembelajaran yang sudah berjalan melalui modul khusus yang disusun oleh instansi terkait. Dengan metode insersi tersebut, sekolah tidak perlu menambah mata pelajaran baru maupun mengubah struktur kurikulum yang telah berlaku.
Menurutnya, pendekatan ini memungkinkan siswa memperoleh pengetahuan tentang koperasi tanpa menambah beban belajar. Program tersebut juga dinilai sejalan dengan amanat konstitusi, khususnya Pasal 33 UUD 1945 yang menempatkan koperasi sebagai salah satu sokoguru perekonomian nasional.
Selain itu, program ini juga dianggap mendukung berbagai kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan penguatan ekonomi berbasis masyarakat, termasuk pengembangan koperasi di berbagai daerah.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan seluruh perangkat pendukung program telah dipersiapkan sebelum implementasi dilakukan. Mulai dari modul pembelajaran, silabus, hingga pelatihan bagi tenaga pendidik telah disusun agar proses pelaksanaan berjalan optimal.
Program Insersi Pendidikan Perkoperasian nantinya akan diterapkan secara luas di berbagai satuan pendidikan. Tidak hanya mencakup SD, SMP, dan SMA, program tersebut juga akan menjangkau madrasah serta sekolah luar biasa (SLB) di seluruh Jawa Tengah.
Luthfi mengungkapkan bahwa selama ini masih banyak masyarakat yang memiliki pemahaman terbatas mengenai koperasi. Padahal, koperasi tidak hanya berkaitan dengan kegiatan simpan pinjam, tetapi juga mengandung berbagai nilai penting yang relevan dengan kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, melalui koperasi seseorang dapat mempelajari berbagai aspek seperti kepemimpinan, pengelolaan organisasi, manajemen usaha, hingga cara meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat secara bersama-sama.
Karena itu, pendidikan koperasi sejak dini diharapkan mampu membentuk generasi yang lebih memahami tata kelola organisasi ekonomi berbasis kebersamaan. Pengetahuan tersebut dinilai penting untuk mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan di masa mendatang.
Lebih jauh, Luthfi berharap program ini dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan kesinambungan antara kebijakan pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga pemerintah desa. Menurutnya, keberhasilan berbagai program pembangunan memerlukan dukungan sumber daya manusia yang memahami nilai-nilai gotong royong dan kemandirian ekonomi.
Dengan diterapkannya pendidikan koperasi di sekolah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memahami konsep koperasi secara teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan pembangunan ekonomi di masa depan.
Next News

Terlibat Peredaran Gelap Narkoba, Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Pardiman Ditangkap Bareskrim
12 hours ago

Dituduh Maling Ayam Berujung Ajal: Ironi Aksi Brutal Warga di Tengah Pudarnya Rasa Kemanusiaan
13 hours ago

Satu Kesempatan Emas! BPS dan Bima Arya Ingatkan Pentingnya Kesiapan Hadapi Bonus Demografi
12 hours ago

Pekerja Rumah Eks Jampidsus Ditemukan Tewas, Penyidik Endus Kejanggalan
14 hours ago

PDIP Desak Pemerintah Buka Kembali Penyelidikan Kasus Kudatuli 27 Juli 1996
9 hours ago

Pesan Menohok Mahfud MD di KUII: Ormas Islam Jangan Cuma Amar Ma'ruf, Tapi Lupa Nahi Munkar
10 hours ago

Resmi! Tokoh La Via Campesina Henry Saragih Ditunjuk Jadi Sekjen Baru Partai Buruh
11 hours ago

Kronologi dr. Siti Zahra Maghfira, Dokter Internship yang Tewas Jatuh dari Lantai 18 Apartemen
12 hours ago

Polisi Tepis Isu Nasi Uduk dan Perusakan Masjid dalam Bentrokan Menteng, 200 Personel Gabungan Diterjunkan
13 hours ago

Peringatan Keras JPMorgan: Dampak Super El Nino Berpotensi Guncang Ketahanan Pangan dan Ekonomi RI
2 days ago





