Investor Dapur MBG di Wilayah 3T Datangi Kantor BGN, Tuntut Kejelasan Operasional Proyek
Admin WGM - Tuesday, 09 June 2026 | 04:32 PM


Sejumlah investor proyek Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mendatangi kantor pusat Badan Gizi Nasional di kawasan Menteng pada Selasa, 9 Juni 2026. Kedatangan mereka bertujuan meminta kepastian terkait dengan operasional dapur program Makan Bergizi Gratis di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang hingga kini belum beroperasi meski pembangunannya telah selesai beberapa bulan lalu.
Aksi tersebut menjadi perhatian publik setelah rekaman video pertemuan dan protes para investor beredar luas di media sosial. Dalam video itu, sejumlah investor menyampaikan kekecewaannya karena telah menginvestasikan dana dalam jumlah besar untuk pembangunan fasilitas dapur, tetapi belum memperoleh kejelasan mengenai kelanjutan operasional program.
Para investor menilai bahwa kondisi tersebut telah menimbulkan ketidakpastian, terutama bagi pihak-pihak yang telah mengeluarkan modal hingga miliaran rupiah untuk mendukung pelaksanaan program pemenuhan gizi di daerah 3T. Mereka berharap agar pemerintah segera memberikan kepastian terkait dengan penggunaan fasilitas yang telah dibangun.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S. Deyang, membantah anggapan bahwa pemerintah sengaja menghentikan operasional dapur SPPG. Menurutnya, persoalan yang terjadi lebih berkaitan dengan belum jelasnya tindak lanjut program yang telah dirancang pada periode kepemimpinan sebelumnya.
Nanik menjelaskan bahwa dirinya baru menjabat pada September 2025 sehingga tidak terlibat dalam proses perencanaan maupun pengambilan keputusan pada tahap awal proyek tersebut. Oleh karena itu, pihaknya masih melakukan penelusuran untuk memahami keseluruhan proses dan mencari solusi yang tepat.
Sebagai langkah lanjutan, Nanik bersama jajaran pimpinan BGN telah menerima perwakilan investor untuk mendengarkan berbagai keluhan dan masukan secara langsung. Hasil pertemuan tersebut nantinya akan menjadi bahan pembahasan dengan pihak terkait, termasuk DPR, guna mencari jalan keluar atas persoalan yang dihadapi.
Selain isu dapur SPPG, belakangan juga beredar informasi di media sosial yang menyebut program Makan Bergizi Gratis akan dihentikan sementara mulai 5 Juni 2026 karena kendala pendanaan operasional. Namun, pihak BGN menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan memastikan program MBG tetap berjalan sesuai dengan rencana sambil menunggu penyelesaian berbagai persoalan teknis dan administratif yang masih berlangsung.
Next News

Kaki Seribu Matang Ditemukan dalam Menu Makan Bergizi Gratis di Pasangkayu, Operasi SPPG Lariang Dihentikan Sementara
10 hours ago

Dihantam Ombak 2,5 Meter di Muara Pelabuhan Pekalongan, Perahu Jukung Pecah Menewaskan Satu Nelayan
11 hours ago

Bawa 243 Orang, Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Perairan Laut Jawa
11 hours ago

Asap Karhutla Kepung Bromo Hills, Pengunjung dan Pegawai Berlarian Keluar
12 hours ago

Benda Bercahaya Melintas di Langit Gorontalo, Diduga Meteor Jatuh di Pegunungan
a day ago

Warung Mi dan Babi Tepi Sawah di Sukoharjo Dibakar Empat Orang Tak Dikenal
a day ago

Kepulauan Seribu Diguncang Gempa M 5,9 Sabtu Pagi, BMKG Sebut Tidak Berpotensi Tsunami
a day ago

Kebakaran Hutan Kembali Terjang Savana Bromo, Akses Wisata via Jemplang Resmi Ditutup
2 days ago

Saksi Kunci Ungkap Peran Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dalam Sidang Dugaan Pengeroyokan
2 days ago

Truk Tangki Gas Tabrak Rumah dan Motor di Jalur Pantura Brebes, Sopir Luka-Luka
2 days ago





