Biar Gak Kusam dan Keropos, Ini 5 Cara Merawat Lantai Parquet Kayu Rumah Kamu
Admin WGM - Wednesday, 10 June 2026 | 02:00 PM


Penggunaan lantai parket (parquet) atau lantai kayu kini semakin digemari dalam dekorasi rumah minimalis modern. Material kayu alami maupun sintetis dinilai mampu menghadirkan nuansa estetis yang hangat, elegan, sekaligus menaikkan kelas kemewahan sebuah hunian.
Kendati memiliki visual yang memanjakan mata, lantai parket menuntut perhatian dan komitmen perawatan yang jauh lebih ekstra dibandingkan dengan lantai keramik konvensional. Sifat dasar kayu yang sensitif terhadap perubahan suhu dan kelembapan membuatnya rentan mengalami kerusakan seperti kusam, tergores, hingga pelapukan.
Agar investasi estetika di rumah Anda tetap terjaga, diperlukan pemahaman yang benar mengenai karakteristik material ini. Berikut adalah beberapa langkah taktis perawatan lantai parket kayu agar tetap berkilau dan tidak gampang keropos:
1. Hindari Penggunaan Air Berlebih Saat Mengepel
Musuh utama dari material kayu adalah cairan yang menggenang. Banyak orang melakukan kesalahan fatal dengan mengepel lantai parket menggunakan kain pel yang terlalu basah. Air yang merembes ke sela-sela sambungan parket akan terserap oleh kayu, memicu pembengkakan, dan mempercepat proses pelapukan atau keropos dari dalam.
2. Gunakan Pembersih Khusus Berformula Lembut
Jangan pernah menggunakan cairan pembersih lantai keramik biasa yang mengandung zat asam tinggi atau bahan kimia abrasif untuk lantai kayu Anda. Zat kimia keras tersebut dapat mengikis lapisan pelindung (coating) parket, sehingga warna kayu menjadi pudar dan kusam. Pilihlah cairan pembersih lantai parket alami atau formula khusus kayu yang memiliki pH netral untuk menjaga kilau alaminya tetap terjaga dengan aman.
3. Lakukan Sapu Rutin Menggunakan Sapu Berbulu Halus
Debu, pasir, dan kotoran kecil yang terbawa dari luar rumah bertindak layaknya amplas tak kasatmata. Jika kotoran tersebut terinjak dan bergesekan dengan lantai, permukaan parket akan dipenuhi goresan-goresan halus yang merusak estetika. Oleh karena itu, bersihkan lantai secara rutin minimal dua kali sehari menggunakan sapu berbulu lembut atau penyedot debu (vacuum cleaner) yang dilengkapi ujung sikat halus.
4. Pasang Bantalan Pelindung pada Kaki Furnitur
Proses pemindahan atau pergeseran perabot berat seperti sofa, meja, dan lemari menjadi penyebab utama rusaknya permukaan lantai kayu. Sebelum menata furnitur di atas lantai parket, lapisi setiap ujung kaki perabot menggunakan bantalan pelindung berbahan karet atau flanel (furniture pads). Selain itu, hindari kebiasaan menyeret barang dan biasakan untuk mengangkatnya secara perlahan saat ingin mengubah posisi dekorasi ruangan.
5. Jaga Kelembapan Ruangan dan Lakukan Coating Ulang Berkala
Untuk mencegah risiko keropos akibat serangan rayap dan jamur, jagalah sirkulasi udara di dalam ruangan tetap optimal agar kondisi udara tidak terlalu lembap. Anda bisa memanfaatkan alat dehumidifier atau meletakkan produk penyerap lembap di sudut ruangan. Terakhir, untuk mempertahankan efek kilau yang maksimal, lakukan proses pelapisan ulang (re-coating) menggunakan cairan polyurethane atau lilin khusus kayu (wood wax) setiap satu hingga dua tahun sekali.
Next News

SMA N 3 Pekalongan Gandeng Bank Jateng Luncurkan Program Laku Pandai dan QRIS di Lingkungan Pendidikan
in 7 hours

Nama AHY Diseret, Demokrat Tegaskan Tak Pernah Ada Komunikasi dengan Sony Sonjaya
in 6 hours

Isu Menkeu Baru Menguat, Chatib Basri dan Budi Gunadi Merapat ke Prabowo!
in 5 hours

Siap-Siap Cek RDN! Dividen Jumbo Rp1.447 per Saham Bakal Cair dalam Waktu Dekat
in 4 hours

Low Budget! Ini 5 Trik Ubah Kamar Tidur Minimalis Jadi Aesthetic Tanpa Bikin Dompet Tipis
in 6 hours

Siswa SD di Sukabumi Gagal Selesaikan OSN Akibat Listrik Padam, Tangisnya Viral di Media Sosial
in 2 hours

Viral, Ibu Pemilik Mobil Baru Lawan Debt Collector yang Diduga Salah Sasaran
in 2 hours

Ekspor Listrik ke Singapura Belum Bisa Dimulai Tahun Ini
in 2 hours

Rektor USD Soroti Sistem Penerimaan PTN di Tengah Menurunnya Peminat PTS
in 2 hours

Nilai TKA SMP Kabupaten Pekalongan Lampaui Rata-Rata Nasional, Namun Masih Peringkat 26 di Jawa Tengah
in 2 hours





