Sempat Mandek, Menteri PU Bongkar Praktik Tak Terpuji di Proyek Sekolah Rakyat Banyumas
Admin WGM - Saturday, 23 May 2026 | 11:00 AM


PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) selaku kontraktor utama terus mengoptimalkan sisa waktu pengerjaan guna menyelesaikan proyek pembangunan Gedung Sekolah Rakyat Banyumas di Jawa Tengah. Langkah percepatan ini diambil menyusul adanya instruksi langsung dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) agar fasilitas pendidikan tersebut dapat rampung secara fungsional tepat waktu sesuai dengan target yang telah ditetapkan, yaitu pada bulan Juni 2026 mendatang.
Sebelum memasuki fase percepatan fisik ini, jalannya pembangunan proyek infrastruktur pendidikan tersebut dilaporkan sempat mengalami penundaan serta mandek dalam kurun waktu yang cukup lama. Terbengkalainya proyek tersebut memicu gelombang pertanyaan dari masyarakat setempat yang sangat membutuhkan kehadiran sarana belajar yang memadai bagi anak-anak di wilayah Kabupaten Banyumas.
Merespons polemik tersebut, Menteri Pekerjaan Umum akhirnya buka suara dan membongkar secara gamblang penyebab utama di balik berhentinya aktivitas konstruksi di lapangan. Dalam keterangan resminya, Menteri PU mengungkapkan adanya indikasi kuat mengenai praktik-praktik tidak terpuji dan pelanggaran prosedur administratif yang dilakukan oleh oknum pelaksana internal di lingkup proyek pada periode kepengurusan sebelumnya. Pelanggaran tersebut berdampak langsung pada terhambatnya aliran dana operasional serta penurunan standar kualitas material bangunan yang tidak sesuai dengan spesifikasi awal di dalam dokumen kontrak kerja.
Temuan penyelewengan tersebut kini telah ditindaklanjuti secara tegas melalui jalur hukum dan reformasi manajemen di tubuh tim pelaksana lapangan. Pihak Kementerian PU menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk penyimpangan anggaran yang merugikan keuangan negara serta mengorbankan kepentingan fasilitas publik seperti sektor pendidikan rakyat.
Menindaklanjuti arahan pembersihan dan percepatan tersebut, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU bersama dengan tim manajemen baru dari PT Wijaya Karya (Persero) Tbk langsung melakukan langkah penataan ulang (restrukturisasi) kerja di area tapak proyek. WIKA kini fokus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada, mulai dari pengerahan tenaga kerja tambahan, penerapan sistem kerja bergilir (shift) selama 24 jam, hingga pemenuhan pasokan material struktural yang bermutu tinggi untuk mengejar keterlambatan progres yang sempat terjadi.
Hingga pekan keempat Mei 2026, kemajuan fisik bangunan dilaporkan telah menunjukkan tren positif yang signifikan dan mulai memasuki tahapan penyelesaian akhir (finishing), yang meliputi instalasi mekanikal, elektrikal, tata ruang kelas, serta penataan area luar sekolah. Kerja sama yang solid antara institusi Ditjen Cipta Karya dan emiten BUMN konstruksi ini diharapkan mampu memulihkan kembali kepercayaan publik.
Penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat Banyumas pada Juni 2026 ini diproyeksikan akan langsung diserahterimakan kepada pemerintah daerah setempat agar dapat segera digunakan pada tahun ajaran baru. Langkah tegas Kementerian PU dalam membongkar praktik tidak terpuji serta komitmen pengerjaan ulang yang profesional oleh WIKA menjadi momentum penting bahwa pembangunan infrastruktur nasional harus berjalan di atas fondasi tata kelola yang bersih, transparan, dan berorientasi penuh pada asas manfaat bagi hajat hidup masyarakat luas.
Next News

Aksi Cepat Kapal Tanker Pertamina Evakuasi 16 Korban KMP Virgo Transport 08 di Laut Jawa
in 36 minutes

Kebakaran Lahan Bekas Penampungan Sampah TPA Randukuning Batang Dipadamkan Berjam-jam
in 16 minutes

Terkuak! Pembunuh Wanita di Hotel Melati Tanah Abang Ditangkap Usai Gunakan Identitas Palsu
in 5 minutes

Kaki Seribu Matang Ditemukan dalam Menu Makan Bergizi Gratis di Pasangkayu, Operasi SPPG Lariang Dihentikan Sementara
a day ago

Dihantam Ombak 2,5 Meter di Muara Pelabuhan Pekalongan, Perahu Jukung Pecah Menewaskan Satu Nelayan
a day ago

Bawa 243 Orang, Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Perairan Laut Jawa
a day ago

Asap Karhutla Kepung Bromo Hills, Pengunjung dan Pegawai Berlarian Keluar
a day ago

Benda Bercahaya Melintas di Langit Gorontalo, Diduga Meteor Jatuh di Pegunungan
2 days ago

Warung Mi dan Babi Tepi Sawah di Sukoharjo Dibakar Empat Orang Tak Dikenal
2 days ago

Kepulauan Seribu Diguncang Gempa M 5,9 Sabtu Pagi, BMKG Sebut Tidak Berpotensi Tsunami
2 days ago





