Ratusan Akun Bansos di Batang Diblokir Gara-Gara Judi Online, 203 Warga Ajukan Sanggahan
Azizatul Khifdiyah - Thursday, 10 September 2026 | 10:56 AM


Sebanyak 203 penerima bantuan sosial di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, resmi mengajukan proses sanggahan setelah akun bantuan milik mereka diblokir akibat terindikasi terlibat aktivitas judi online. Langkah pengaduan ini diambil warga setelah Dinas Sosial Kabupaten Batang mencatat total 7.586 penerima bantuan di wilayah tersebut terdampak pemblokiran sistem. Berdasarkan data Dinsos Batang pada Kamis (10/9/2026), proses sanggahan tersebut memicu dua kelompok latar belakang pengaduan yang berbeda dari masyarakat.
Kelompok pertama terdiri dari 75 penerima manfaat yang membantah keras terlibat dalam transaksi haram judi digital. Mereka menduga Nomor Induk Kependudukan pada KTP milik mereka telah dicuri atau disalahgunakan oleh pihak lain untuk pendaftaran akun judi online. Hasil verifikasi berkas hingga awal September 2026 mencatat 18 pengajuan disetujui Pusdatin Kemensos, 30 pengajuan disetujui tingkat daerah, dan 27 pengajuan ditolak sementara karena ketidaklengkapan berkas administrasi.
"Bisa langsung ditangani dan dilayani oleh tim kami pada saat ternyata yang bersangkutan masuk kategori blokir karena judol. Kita bantu memberikan layanan sanggahan," ujar Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos Batang, Fidiastuti, Kamis (10/9/2026).
Sementara itu, kelompok mayoritas terdiri dari 128 penerima manfaat yang secara terbuka mengakui pernah bermain judi online. Mereka memberanikan diri mengajukan pemulihan hak bantuan finansial dari pemerintah dengan alasan telah berhenti total serta bertobat. Meski demikian, Dinsos Batang menegaskan bahwa pengajuan sanggahan maupun pengakuan bertobat tidak serta-merta membuat dana bansos langsung dicairkan kembali.
"Pengaktifan kembali tidak bisa dipastikan waktunya, manut Kemensos. Kalau dapat kuota, baru bisa cair lagi jika sudah terkonfirmasi dan desil kesejahteraannya sesuai," kata Fidiastuti.
Kemensos menerapkan prosedur verifikasi ketat bagi warga yang ingin memulihkan status kepesertaan bansos, mulai dari penutupan akun judi hingga pelaporan ke desa. Data yang terverifikasi kemudian diusulkan ke Pusdatin Kemensos dan disaring kembali berdasarkan kriteria desil kemiskinan penerima. Untuk mempermudah layanan ini, Dinsos Batang mendatangi warga desa secara langsung melalui layanan keliling "Tilik Sedulur" setiap hari Selasa.
Next News

Bareskrim Polri Ungkap Kasus Penyadapan Ilegal yang Sasar Presiden hingga Tokoh Ormas
in an hour

Hampir 10.000 Liter Solar Diduga Hasil Penimbunan Ditemukan di Pekalongan, Pemilik Gudang Kabur
in 29 minutes

Kabar Petinggi Polri Ditahan di Mako Brimob Mengemuka, Kadiv Humas Beri Tanggapan Mengambang
17 hours ago

Mantan Calon Bupati Deli Serdang Jadi Otak Pengiriman Uang Palsu Rp 980 Juta untuk Demo di Jakarta
20 hours ago

Kayuh Sepeda Pekalongan-Jakarta Berujung Tersangka, Bareskrim Polri Periksa Keluarga Pedagang Singkong
a day ago

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Tegaskan Indonesia Belum Bisa Ekspor Listrik ke Singapura
2 days ago

Pemerintah Siapkan Pajak Digital untuk Transfer Bank demi Genjot Penerimaan Negara
2 days ago

Titik Api Masih Muncul, Kebakaran TPA Degayu Pekalongan Landa Area Seluas 1,5 Hektar
2 days ago

Pembatalan Suket Ijazah Gibran Berpotensi Merembet ke Presiden Prabowo
3 days ago

Polda Metro Jaya Minta Maaf Soal Polemik Deklarasi Mahasiswa di Bundaran HI
3 days ago



