5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Anak Krakatau, Tim SAR Terjunkan Drone Termal!
Admin WGM - Wednesday, 09 September 2026 | 09:24 AM


Tim pencarian dan penyelamatan gabungan mengerahkan unit penerbang tanpa awak canggih dengan teknologi sensor termal guna mendeteksi keberadaan lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak. Penggunaan perlengkapan pemindai suhu tubuh tersebut diharapkan mampu menembus pekatnya abu vulkanik serta melacak keberadaan para insan pers di kawasan rawan bencana.
Peristiwa hilangnya kelima awak media tersebut bermula saat mereka melakukan aktivitas peliputan jurnalistik untuk merekam perkembangan erupsi di area perairan sekitar Gunung Anak Krakatau. Komunikasi resmi dengan rombongan wartawan tersebut mendadak terputus total sejak beberapa jam setelah mereka mendekati area radius bahaya yang telah ditetapkan otoritas.
Medan pencarian di lokasi kejadian dilaporkan sangat berat akibat terbatasnya jarak pandang serta ancaman hembusan awan panas yang fluktuatif. Keberadaan dua unit drone pemindai panas tubuh ini menjadi salah satu strategi utama petugas SAR dalam memetakan titik koordinat korban tanpa membahayakan keselamatan personel penolong.
Jajaran petugas gabungan dari unsur Search and Rescue beserta aparat keamanan setempat terus berkoordinasi secara intensif di posko penanganan darurat. Tim penyelamat dikerahkan melakukan penyisiran secara paralel melalui jalur perairan menggunakan kapal penyelamat serta pemantauan jalur udara secara berkesinambungan.
Pihak keluarga serta organisasi profesi jurnalis terus memantau proses pencarian dengan harapan seluruh awak media tersebut dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Imbauan keselamatan terus digalakkan agar seluruh tim pencari tetap memprioritaskan prosedur kehati-hatian di tengah kondisi vulkanik gunung api yang masih sangat dinamis.
Proses operasi pencarian kemanusiaan ini dipastikan bakal terus dilanjutkan dengan memanfaatkan optimalisasi teknologi tinggi hingga lokasi keberadaan seluruh korban berhasil diidentifikasi secara pasti. Evaluasi kondisi cuaca serta arah pergerakan angin terus dilakukan setiap jam guna mendukung kelancaran misi penyelamatan di lapangan.
Next News

Era Baru Bansos: Pemerintah Siapkan Rekening Digital Gratis untuk 50 Juta Penerima!
a day ago

Terkuak! BMKG Beberkan Cuaca Buruk Ekstrem Saat 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau.
a day ago

Ratusan Siswa dan Guru di Pati Diduga Keracunan Menu Makan Bergizi Gratis, Ambulans Berderet di Rumah Sakit
17 hours ago

Ratusan Akun Bansos di Batang Diblokir Gara-Gara Judi Online, 203 Warga Ajukan Sanggahan
17 hours ago

Buronan Kasus Illegal Logging Kalimantan Tengah Latif Alias Bagong Berhasil Ditangkap Tim Gabungan
17 hours ago

Dugaan Pencabulan Santriwati oleh Pengasuh Pesantren di Pati Pemicu Protes Warga Desa Talun
2 days ago

Bareskrim Polri Bongkar Modus Live Streaming Pornografi di TikTok dan Tevi, 6 Tersangka Ditangkap
2 days ago

Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi Dini Hari, Status Siaga dan Zona Bahaya Diberlakukan
2 days ago

Bank Mandiri Bagi Dividen Interim Rp6,16 Triliun, Catat Jadwal Pencairannya
2 days ago

Pertamina Perketat BBM Subsidi, 5.000 Pelat Nomor dan Ratusan SPBU Ditindak
2 days ago



