Medan Dilanda Kelangkaan BBM, Gubernur Bobby Nasution Minta Kendala Distribusi Segera Dibenahi
Admin WGM - Wednesday, 15 July 2026 | 12:30 PM


Kelangkaan bahan bakar minyak yang melanda Kota Medan menyebabkan terjadinya antrean kendaraan warga hingga berjam-jam di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum. Pemandangan antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat tersebut dilaporkan terjadi di hampir sebagian besar wilayah kota.
Kondisi kelangkaan komoditas bahan bakar ini dinilai sangat mengganggu kelancaran mobilitas serta aktivitas produktif harian masyarakat setempat. Selain itu, penumpukan kendaraan yang mengular panjang dilaporkan telah menutup akses masuk menuju area pertokoan warga sekitar.
Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah mengeluhkan terjadinya penurunan pendapatan harian secara drastis akibat gangguan akses tersebut. Banyak konsumen akhirnya mengurungkan niat untuk berkunjung lantaran terhalang oleh padatnya antrean kendaraan yang mengantre di badan jalan.
Merespons krisis komoditas energi ini, Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution langsung meminta pihak terkait segera membenahi kendala sistem distribusi. Evaluasi menyeluruh terhadap alur pasokan energi dinilai sangat mendesak demi memulihkan kestabilan aktivitas ekonomi di daerah.
Pemerintah provinsi Sumatra Utara juga segera bergerak cepat melakukan koordinasi lintas instansi guna menemukan akar permasalahan utama di lapangan. Langkah pengawasan ketat di setiap jalur pasokan energi akan terus diintensifkan guna mencegah potensi penyimpangan distribusi.
Gubernur Sumatra Utara membeberkan bahwa kendala teknis logistik menjadi pemicu utama terjadinya kelangkaan pasokan bahan bakar di wilayahnya. Adanya hambatan dalam proses pengiriman dari kilang penyimpanan menyebabkan pasokan ke setiap stasiun pengisian menjadi terlambat.
Pihak otoritas penyalur energi diharapkan dapat segera menambah volume pasokan guna mengurai antrean panjang yang masih terjadi. Percepatan proses pengiriman pasokan tambahan diklaim menjadi solusi paling efektif untuk menormalkan kembali situasi di sejumlah jalur protokol.
Warga Kota Medan sangat berharap agar kestabilan ketersediaan komoditas bahan bakar minyak ini dapat kembali normal dalam waktu dekat. Komitmen penuh dari seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar roda perekonomian masyarakat tidak mengalami keterpurukan lebih lanjut.
Next News

Peringatan Keras JPMorgan: Dampak Super El Nino Berpotensi Guncang Ketahanan Pangan dan Ekonomi RI
13 hours ago

Tewas Terborgol Usai Tegur Vandalisme: Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur yang Bikin Merinding
13 hours ago

Jubir Otorita IKN Troy Pantouw Ditemukan Meninggal Dunia di Rusun ASN, Diduga Sakit Lambung Kronis
16 hours ago

Resmi Ditahan di Rutan KPK, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot Karena Tak Diborgol
15 hours ago

Beli Janji Manis LRT City, Konsumen Merasa Ditipu dan Desak 'Refund' Puluhan Miliar
a day ago

Bagaikan Film Aksi! Pengejaran Maling Gas Melon Antar-Wilayah Berujung Lolosnya Pelaku
2 days ago

Tarif Jadi WNI Dinilai Uji Nyali: Kemenkum Bertindak Usai Gelombang Kritik Publik
a day ago

Sopir Alphard Terobos Lampu Merah Bundaran HI Usut Dugaan Pelat Palsu dan Intimidasi KTA
2 days ago

Proses Etik Eks Jampidsus Tunggu Inkrah, Kejagung Ancam Jemput Paksa Febrie Adriansyah
2 days ago

Oknum Guru ASN di Tanjungbalai Bawa Murid Yatim untuk Disodomi Suaminya
2 days ago



